Sudah Diintruksikan Wabup, Ini Alasan Sat Pol PP Belum Bongkar Tower BTS milik PT Protelindo

Jadi sistem kerja kita harus mengacu kepada aturan hukum. Sementara leading sektor dan fungsi pembinaan nya ada

Sudah Diintruksikan Wabup, Ini Alasan Sat Pol PP Belum Bongkar Tower BTS milik PT Protelindo
bangkapos/riki
Kasat Pol PP Bangka Selatan, Saut Ritonga 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka Selatan, belum bisa mengambil langkah terkait intruksi Wakil Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, meminta pihaknya  membongkar bangunan menara telekomunikasi atau tower Base Transceiver Station (BTS) milik PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) yang dibangun di dekat kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Toboali.

Intruksi ini dilontarkan orang nomor dua di Bumi Junjung Besaoh itu menyusul, tidak adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) perizinan lainnya yang dikantongi pihak PT Protelindo, terkait pendirian tower BTS tersebut.

bangunan menara telekomunikasi atau tower Base Transceiver Station (BTS) milik PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) yang dibangun di dekat kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Toboali
bangunan menara telekomunikasi atau tower Base Transceiver Station (BTS) milik PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) yang dibangun di dekat kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Toboali (bangka pos / Anthoni)

Sebab menurut Kepala Sat Pol PP Kabupaten Bangka Selatan Saut Ritonga, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat resmi dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) terkait intruksi pembongkaran bangunan menara telekomunikasi tersebut.

Terlebih leading sektor dan pembina fungsi tersebut ada di Kominfo. Untuk itu menurut  Saut, selagi pihak Kominfo tidak mengatakan adanya pelanggaran pihaknya tidak bisa bertindak.

" Jadi sistem kerja kita harus mengacu kepada aturan hukum. Sementara leading sektor dan fungsi pembinaan nya ada di Kominfo. Jadi selagi pihak Kominfo mengatakan tidak ada masalah disitu, saya juga tidak boleh mengatakan ada masalah," pungkasnya.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved