Robot ROV Berhasil Kaitkan Tali ke Bangkai KM Sinar Bangun, Robot-robot Canggih Didatangkan

Tim SAR telah berhasil mengkait kapal KM Sinar Bangun dengan tali kecil menggunakan robot penyelam ROV.

Robot ROV Berhasil Kaitkan Tali ke Bangkai KM Sinar Bangun, Robot-robot Canggih Didatangkan
TRIBUN MEDAN
Tim SAR gabungan saat hendak menerjunkan Robot ROV untuk menyelam ke dasar Danau Tiba untuk mengambil visual korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun. 

Audit keselamatan

Apabila kemudian dilakukan pengangkatan bangkai kapal, pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyatakan, maka harus dilakukan pemeriksaan.

Baca: Nama Egy Maulana Mendadak Muncul Dalam Daftar Skuat Timnas U-19 Indonesia untuk Piala AFF

Menurut Djoko, pemeriksaan penting dilakukan terhadap bangkai KM Sinar Bangun, namun juga penting dilakukan terhadap semua kapal motor yang beroperasi di perairan Danau Toba.

"Semua kapal yang ada di (Danau) Toba diaudit keselamatannya," kata Joko ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (26/6/2018).

Untuk melakukan pemeriksaan, aspek regulasi yang dapat digunakan, menurut Djoko, adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2015. Peraturan tersebut mengatur tentang standar keselamatan transportasi sungai, danau, dan penyeberangan.

Dalam aturan tersebut juga mengatur sumber daya manusia (SDM), sarana, dan lingkungan. SDM yang dimaksud adalah untuk pengelola pelabuhan, awak angkutan, dan pengawas alur.

"Sarananya pada kapal, alur sungai dan pelabuhan, berupa pencegahan dan penanggulangan dari kapal dan kegiatan pelabuhan. Juga lingkungan, yakni pencegahan dan penanggulangan kerusakan lingkungan akibat operasional kapal dan pelabuhan," ujar Djoko.

Ia memandang, harus ada intervensi pusat, yakni Kementerian Perhubungan untuk melakukan hal ini. Saat ini pun ada Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) yang dapat membantu mendata ulang keseluruhan aspek, meliputi SDM, sarana, dan kondisi lingkungan.

Baca: Guru Sekolah Dasar Dipecat karena Pilih Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat

Pemeriksaan pun kemudian harus dilakukan terhadap operasional angkutan sungai, danau, dan penyeberangan di Indonesia.

Dengan demikian, berkaca dari musibah KM Sinar Bangun, maka perlu dilakukan pembenahan total dan audit operasional moda transportasi sungai, danau, dan penyeberangan.

"Pembenahan total dan audit operasional transportasi danau dan sungai se-Indonesia sudah saatnya dilakukan. Jangan menambah lagi korban kecelakaan di danau dan sungai," tutur Djoko.

Baca: Biasa Glamor, Kali Ini Krisdayanti Tampil Begini saat Sambut Kedatangan Presiden Timor Leste

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Basarnas Berhasil Kaitkan Tali dengan Bangkai Kapal, Tinggal Evakuasi ke Permukaan, http://medan.tribunnews.com/2018/06/29/basarnas-berhasil-kaitkan-tali-dengan-bangkai-kapal-tinggal-evakuasi-ke-permukaan?page=all.
Penulis: Tommy Simatupang 

 

 
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved