Breaking News:

Saddiq Abdul Rahman Menteri Termuda di Malaysia

Sebagai sebuah negara dengan rata-rata usia penduduk 28 tahun, berarti banyak sosok muda berpotensi di Malaysia.

Editor: Evan Saputra
Istimewa
Syed Saddiq Abdul Rahman 

Dalam banyak hal, langkah ini mengingatkan bagaimana Mahathir, sebagai kader muda UMNO, dibina dan dipupuk oleh Abdul Razak, perdana menteri kedua Malaysia.

Kini hal tersebut dialami Saddiq yang selama beberapa tahun terakhir ini telah menjadi "pendamping" mentornya yang jauh lebih tua itu.

Saddiq lahir di Johor dari keluarga kelas menengah, dia mulai dilihat sebagai pembicara ulung yang menjadi bahan diskusi ketika menolak UMNO dan memilih "pecahannya", Partai Pribumi Bersatu Malaysia yang merupakan bagian dari koalisi Pakatan Harapan.

Dalam prosesnya, dia bahkan menolak kesempatan bea siswa S-3 ke Oxford untuk bertarung dalam perebutan kursi parlemen di Muar, negara bagian Johor.

Muar, yang awalnya dianggap sebagai basis kuat UMNO, ternyata bisa ditaklukkan Saddiq yang meraup 6.953 suara.

Namun, peran pemuda ini jauh lebih dalam. Saddiq membantu para politisi senior lebih terhubung dan mudah disentuh konstituen mereka.

Saddiq, sejak saat itu, hampir selalu terlihat bersama Mahathir baik dalam berbagai jumpa pers atau berbagai unggahan di media sosial.

Dengan lebih dari 987.000 "followers" akun Instagram-nya, Saddiq juga berperan menjadi pengelola siaran langsung tanya jawab dengan Mahathir lewat Facebook yang banyak menarik perhatian para pemuda negeri itu.
Belajar dari pengalaman sang ayah, Saddiq juga mengangkat buruknya kondisi kerja 400.000 warga Johor di Singapura.

Dalam sebuah video yang disaksikan 841.000 kali hanya di akun Facebook-nya saja, Saddiq menyamakan nasib para pekerja itu dengan ayahnya yang harus bekerja 17 jam sehari untuk menghidupi keluarganya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved