Susu Kental Manis Tak Mengandung Susu, Ini Aturan Tegasnya

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa produk yang diklaim sebagai 'susu kental manis'

Susu Kental Manis Tak Mengandung Susu, Ini Aturan Tegasnya
Istimewa
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa produk yang diklaim sebagai 'susu kental manis' ternyata tidak mengandung susu.

Setelah tahap penyelidikan BPOM, produk susu kental manis terbukti tidak mengadung susu, namun produk tersebut mengandung gula yang cukup tinggi.

Padahal, produk tersebut kerap menampilkan iklan bahwa susu kental manis dikonsumsi anak-anak sehingga hal tersebut seolah menjadi alternatif dari susu bubuk yang lebih mahal. 

Baca: Digosipkan Jadi Pacar Baru Ariel NOAH, Pevita Pearce Bilang Begini

Ilustrasi
Ilustrasi (Ngopibareng.id)

Baca: Pilih Dukung Jokowi atau Prabowo di Pilpres 2019, Ini Jawaban Tommy Soeharto

Melalui Surat Edaran tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) pada Mei 2018, BPOM memberikan aturan ketat terkait peredaran susu kental manis, yaitu:

a. Dilarang menampilkan anak-anak berusia di bawah 5 tahun dalam bentuk apapun.

b. Dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap zat gizi. Produk susu lain, antara lain susu sapi/ susu yang dipasteurisasi/ susu yang disterilisasi/ susu formula/ susu pertumbuhan.

c. Dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

d. Khusus untuk iklan, dilarang ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak.

Baca: Video Hotman Paris Dengan Artis Ini Ditonton 2 Juta Orang, Pecahkan Rekor

Dilansir TribunWow.com, dari Kompas.com, BPOM menyebut jika susu kental manis dapat meningkatkan resiko diabetes dan obesitas pada anak-anak karena kadar gulanya yang tinggi.

"Sebagai sumber energi iya, tetapi sangat tidak baik apabila energi anak bersumber dari gula," kata Dr.Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, seorang dosen Gizi Poltekkes Kementerian Kesehatan Jakarta, Minggu (6/5/2018).

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved