Breaking News:

Tak Ada Sanksi, DPRD Babel Nilai Pergub Tentang Harga Sawit Tak Efektif

Peraturan Gubernur Propinsi Bangka Belitung tentang harga tandan buah segar (TBS) sawit dinilai kurang efektif karena tak ada sanksi bagi

dok bangka pos
Aksan Visyawan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peraturan Gubernur Propinsi Bangka Belitung tentang harga tandan buah segar (TBS) sawit dinilai kurang efektif karena tak ada sanksi bagi pembeli atau pengusaha sawit yang melanggar aturan.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Propinsi Bangka Belitung, Aksan Visyawan kepada bangkapos.com, Rabu (11/7/2018). Menurutnya harga yang ditetapkan melalui Pergub tidak sesuai dengan harga dipasaran.

“Karena tidak ada sanksinya bagi yang melanggar pergub itu, jadi saya nilai pergub harga sawit itu tidak efektif. Dalam pergub ditetapkan Rp 1200 per kilogram, tapi dipasaran masih kita temukan harganya Rp 600 perkilogram, paling tinggi Rp 700 per kilogram,"ungkap Aksan Visyawan kepada bangkapos.com, Rabu (11/7/2018)

Keberadaan pergub tersebut untuk menaikkan harga TBS petani. Akan tetapi nyatanya harga TBS malah terpuruk, bahkan banyak TBS petani tak tertampung oleh pengusaha.

“Harga TBS sawit petani murah, parahnya banyak TBS yang tak terjual jadi membusuk. Jelas ini sangat mengecewakan dan merugikan petani,” ujar Aksan Visyawan.

Penulis: Hendra
Editor: Evan Saputra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved