Breaking News:

83,2 Ton Pupuk Diamankan Ditkrimsus Polda Babel di Belitung

Tersangka pemilik pupuk tidak kita tahan barang bukti dititipkan kepada pemilik dan kita menunggu

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos/Deddy Marjaya
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zachri Saat press release Jum'at (13/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.CO., BANGKA-Subdit Indag Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung mengamankan sebanyak 82.3 ton pupuk digudang milik CV Pusat Tani di Tanjung Pandan Belitung.

Pupuk yang dijual diduga tidak seusai dengan spesifikasi dan kadar dibawah standar.

Hal ini disampaikan oleh Kapolda Brigjen Pol Syaiful Zachri Jum'at (13/7/2018) saat jumpa pers.

"Untuk barang bukti masih berada di Belitung digudang tersebut," kata Brigjen Pol Syaiful Zachri

Barang bukti yang diamankan terdiri dari pupuk  anorganik TMP 36 sebanyak 649 karung atau 4,2 Ton, pupuk NPK Natures sebanyak 84 karung atau 4,2 Ton serta pupuk pertanian dan perkebunan merk Bulan 942 sebanyak 46,6 Ton.

Sementara pasal yang dilanggar yakni Pasal 2 ayat (1) Jo Psl 8 ayat (1) huruf a dan e UU RI No 8  Th 1999 ttg Perlindungan konsomen dg ancaman maksimal 5 tahun denda maksimal 2 Milyar dan pasal 60 ayat (1) huruf f dan i UU RI No 12 tahun 1992 ttg Sistem Budidaya Tanaman dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun dan denda 250 juta.

Menurut Dirkrimsus Kombes Pol Mukti Juharsa saat ini pihaknya masih menunggu hasil ujian dan saksi ahli dari Kementrian Pertanian.

Sedangkan tersangka Mh pemilik pupuk tidak tahan.

"Tersangka pemilik pupuk tidak kita tahan barang bukti dititipkan kepada pemilik dan kita menunggu hasil uji lab dan skasi ahli,"kata Mukti Juharsa.(*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved