Wakil Ketua DPRD Bateng Ini Kesal Rapat Molor, Tuding Anggota Banyak Tidak Disiplin

Samsu mengatakan dari jumlah 12 anggota badan anggaran yang hadir hanya tiga orang, satu Pimpinan

Wakil Ketua  DPRD Bateng Ini Kesal Rapat Molor, Tuding Anggota Banyak Tidak Disiplin
Bangkapso/Riki Pratama
Suasana diruangan rapat kantor DPRD Bateng yang masih sepi, terlihat hanya ada beberapa orang menunggu kehadiran anggota badan anggaran DPRD lainya, foto diambil Jumat (13/7/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Wakil Ketua I DPRD Bangka Tengah Samsu Khairil merasa berang dengan tidak disiplinya para anggota Badan anggaran DPRD Bateng yang molor dalam melaksanakan rapat Jumat (13/7/2018).

Dimana jadwal awalnya rapat pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon angaran sementara APBD 2019 dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.30 WIB, tetapi hingga pukul 10.30 WIB belum juga dilaksanakan karena jumlah anggota yang belum lengkap.

Samsu mengatakan dari jumlah 12 anggota badan anggaran yang hadir hanya tiga orang, satu Pimpinan Wakil DPRD dan dua anggota dari Fraksi PPP dan Gerakan Keadilan.

Akibat kejadian ini, membuat banyak pihak yang menunggu kehadiran para anggota ini.

Pasalnya pihak dari Pemkab Bateng yang diwakili oleh pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
sudah lama menunggu didalam ruangan untuk membahas anggaran tahun 2019.

"Seharusnya jumlah anggota 12 orang, yang jelas yang menyampaikan izin itu ketua DPRD dan bersama dengan Sekwan ke Jakarta, anggota lainya tidak ada kabar beritanya, padahal sudah disampaikan semuanya,"jelas Samsu kepada wartawan, Jumat (13/7/2018) di kantor DPRD.

Samsu menuding dengan tidak hadirnya beberapa anggota dalam rapat menandakan wakil rakyat ini tidak disiplin, dan juga tidak serius mengemban amanat dan tanggungjawab masyarakat Bangka Tengah.

"Ini tidak ada keseriusan menjalankan tugas, kondisi seperti ini sering terjadi bukan kali ini saja, ini mencerminkan sikap para angota yang tidak mengemban tugas, yang telah dimanatkan oleh masyarakat, akibatnya berpengaruh pada pelaksanaan yang morol terus, akibatnya yang dirugikan masyarakat karena ini masalah pembangunan di 2019,"ujarnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved