Alasannya Sepele, Perawat Ini Tega Racuni 20 Pasien Lansia hingga Tewas

Ayumi Kuboki (31) diduga telah meracuni pasien lansia dengan cara menyuntikkan larutan antiseptik ke infus

Alasannya Sepele, Perawat Ini Tega Racuni 20 Pasien Lansia  hingga Tewas
the times
Ayumi Kuboki (31) 

Sama seperti Yamuka, dalam aliran darah Nishikawa juga ditemukan larutan antiseptik berkonsentrasi tinggi.

Hal serupa juga ditemukan di dua jenazah lainnya, seorang pria 89 tahun dan wanita berusia 78 tahun yang belum disebutkan namanya.

Saat penyelidikan, polisi menemukan 10 kantong infus yang tak digunakan di kantor perawat.

Kantong infus tersebut tercemar larutan antiseptik.

Penyidik mendapati ada tusukan kecil di segel karet kantong, menunjukkan antiseptik telah disuntikkan ke dalamnya.

Saat penyidik memeriksa semua seragam perawat yang merawat pasien di lantai empat, mereka menemukan antiseptik ada pada saku seragam Ayumi Kuboki.

Setelah ditangkap, Kuboki mengaku sudah membunuh hingga 20 pasien.

Namun, ia mengaku hanya melakukan hal sedemikian rupa pada pasien yang menderita sakit parah.

Pengakuan Kuboki ini diragukan karena dari beberapa pasien yang meninggal keracunan, mereka hanya menderita sakit ringan.

Ayumi Kuboki berhasil memenuhi syarat sebagai perawat pada 2008 dan bekerja di Rumah Sakit Oguchi sejak 2015.

Wanita berusia 31 tahun ini dikenal sebagai karyawan yang pendiam dan kompeten.

Sebelum tertangkap pada 7 Juli 2018, Kuboki sempat mengundurkan diri dari rumah sakit.

Hingga sekarang ia masih menjalani penyeldikan dan belum mengajukan pembelaan.
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)




Editor: tidakada016
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved