Siswi SMA di Mojokerto Terancam Lumpuh Setelah Dihukum Melakukan Squat Jump 90 Kali

Siswi SMA di Kabupaten Mojokerto mengalami cedera parah pada syaraf tulang belakang setelah diberi hukuman melakukan squat jump.

Siswi SMA di Mojokerto Terancam Lumpuh Setelah Dihukum Melakukan Squat Jump 90 Kali
Istimewa
Siswi SMAN 1 Gondang, Mojokerto, terbaring di tempat tidur setelah dihukum melakukan squat jump. 

Dari pasien yang terkena syaraf tulang belakang tertarik yang pernah ditangani Umar, penyembuhannya cukup lama.

"Terkait kesembuhannya kami belum bisa memastikannya," katanya.

Sugiono, ayah korban mengatakan hanya bisa pasrah terkait musibah yang dialami anaknya.

Baca: Kisah Jenderal Polisi Jualan Sate di Film 22 Menit, Begini Fakta Sebenarnya

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan ini mengaku kesulitan membiayai pengobatannya.

"Saya berharap pihak sekolah bertanggung jawab terkait seluruh pembiayaan pengobatan hingga sembuh," ungkapnya.

Gus M.Rofiq Afandi, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ghoits menjelaskan, ia tidak curiga karena korban awalnya tidak merasakan gejala apapun.

Selang beberapa hari, korban baru merasakan sakit pada bagian kaki dan tulang belakangnnya.

"Puncaknya, ketika hendak salat subuh ia tidak bangun, kedua kaki dan tubuhnya tidak bisa gerak," ucapnya.

Gus Rofiq, sapaan pria ini, menjelaskan ia mengetahui dari teman sekolah korban terkait penyebab kejadian yang menimpa korban.

Dari keterangan itu ia mengetahui jika korban menderita cidera parah pada syaraf tulang belakang setelah mendapat hukuman squat jump.

Kejadian ini telah berlangsung selama sepekan kemarin.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved