Tarifnya Hanya Rp 16.691, Begini Kisah Perjalanan Pertama Haji Via Udara Tahun 1952

Perusahaan tersebut satu-satunya panitia haji yang memberlakukan transportasi melalui udara. Sejak itu, jemaah haji

Tarifnya Hanya Rp 16.691, Begini Kisah Perjalanan Pertama Haji Via Udara Tahun 1952
kompas.com
Jemaah haji Indonesia tahun 1981 mendarat di Bandara Halim. 

BANGKAPOS.COM--Perjalanan haji dengan menggunakan transportasi udara di Indonesia dimulai sejak 1952.

Sebelum tahun itu, para jemaah haji dari Indonesia ke Arab Saudi menggunakan jalur laut dan menghabiskan waktu sekitar 1 bulan di perjalanan.

Setelah perkembangan moda transportasi, pemerintah mulai melirik perjalanan haji via udara dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat yaitu 9 jam.

Pada 1950-an, pemerintah mencatat, umat muslim Indonesia yang mampu berangkat haji sekitar 10.000 orang, ditambah mereka yang berangkat secara mandiri.

Kemudian, dibentuklah perusahaan pelayaran PT Pelayaran Muslim pada 1952.

Perusahaan tersebut satu-satunya panitia haji yang memberlakukan transportasi melalui udara.

Sejak itu, jemaah haji mempunyai pilihan, apakah menggunakan jalur udara atau jalur laut.

Untuk transportasi udara, biaya yang dikeluarkan jemaah haji adalah Rp16.691.

Tarif ini dua kali lipat lebih mahal dari tarif kapal laut saat itu yaitu Rp7.500.

Pada 1952, tercatat jemaah calon haji yang berangkat berjumlah 14.324 orang.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved