BPOM Temukan Banyak Lipstik Mengandung Bahan Berbahaya

Ribuan produk kosmetik dan obat tradisional yang berbahaya rata-rata tidak memiliki izin edar

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala BPOM Pangkalpinang, Hermanto mengatakan penertiban ribuan produk kosmetik dan obat tradisional yang berbahaya rata-rata tidak memiliki izin edar dan mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan.

Produk kosmetik yang disita sebanyak 2.034 pacs atau senilai Rp 33.722.000 yang terdiri dari lipstik, cream pemutih, pensil alis, eye shadow, blash on, lip tint, lip balm, masker wajah, dan lainnya.

"Paling banyak ini lipstik, ada yang bahkan mengandung rhodamin yang umumnya dipakai untuk pewarna tekstil," katanya, dalam konferensi pers hasil penertiban pasar kosmetik dan obat tradisional berbahaya, di Aula BPOM Pangkalpinang, Senin (23/7/2018).

Sedangkan untuk obat tradisional yang turut disita sebanyak 574 pacs senilai Rp 4.052.00.

BPOM melakukan pemeriksaan di 16 sarana toko kosmetik yang ada di empat kabupaten/kota seperti di Pangkalpinang, Bangka, Belitung dan Belitung Timur.

"Ada yang mereka display, ada juga yang kita temukan mereka simpan. Bahkan ada yang tokonya toko aksesoris tapi menjual kosmetik berbahaya. Rata-rata yang kita sita tidak memiliki izin edar dan mengandung bahan berbahaya," katanya.

Ia menyebutkan, barang sitaan ini akan dimusnahkan. Pihaknya, juga akan melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha yang menjual produk tersebut.

"Akan kita musnahkan, dengan pertimbangan jumlah temuan masih relatif sedikit, sarana dengan temuan relatif besar belum pernah dilakukan pembinaan oleh BPOM. Pemilik sarana membuat surat pernyataan untuk tidak menjual produk tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya," katanya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved