Perwakilan Masyarakat dari Tiga Kecamatan di Babar Datangi 2 Perusahaan Sawit

Ratusan warga yang mewakili masyarakat dari tiga Kecamatan di Kabupaten Bangka Barat melakukan unjuk rasa di perusahaan sawit

Perwakilan Masyarakat dari Tiga Kecamatan di Babar Datangi 2 Perusahaan Sawit
Bangka Pos/Nordin
Aksi unjuk warga desa tiga Kecamatan yakni Kelapa, Simpang Teritip, dan Jebus menuntut Plasma, Senin (23/7/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ratusan warga yang mewakili masyarakat dari tiga Kecamatan di Kabupaten Bangka Barat melakukan unjuk rasa di perusahaan sawit milik PT BPL di Kacung dan PT LWI Terentang, Senin (23/7/2018)

Tiga kecamatan ini yakni Kelapa, Simpang Teritip, dan Jebus. Mereka memulai aksinya sekitar pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Salah seorang warga Desa Dendang Kecamatan Kelapa yang mengikuti aksi ini Burhan (45) menyampaikan, aksi ini merupakan kedua kali yang pihaknya lakukan.

"Sebelumnya dilakukan awal tahun lalu, dan sekarang, apalabila nanti belum menemukan kesepakatan antara perusahaan dan warga, kami aksi lagi," sebut Burhan

Terpisah, salah satu Kades yang berada di Kecamatan Simpang Teritip yakni Desa Ibul Abim Mustiandi menyampaikan, tuntutan masyarakat ke perusaan terkait kewajiban perusahaan memfasilitasi kebun plasma kepada masyarakat seluas minimal 20 persen. Luasnya berasal dari luas yang ada di dalam hak guna usaha (HGU).

"Hingga aksi berakhir dan dilakukan pertemuan belum ada kesepakan antara pihak perusaan dan masyarakat," ungkap Abim

Menurutnya jika belum ada hasil antara perusaan dan masyarakat, pihaknya siap melakukan aksi dengan masa yang lebih banyak.

Sementara PT. Bumi Permai Lestari (BPL) saat dikonfirmasi Senin (23/7/2018) Bangkapos.com, sekitar pukul 12.00 WIB di perusaannya tidak bisa memberikan keterangan.

"Maaf pak dari mana, mohon tunggu sebentar saya izin ke perusaan dulu, maaf pak tidak biasa," sebut security PT. BPL yang tidak mau disebutkan namanya.

Terpisah anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat Zalfian menyampaikan, pihaknya sudah tiga kali malakukan musyawarah terkait hal ini.

"Kami sudah usulkan ketika forum kades datang ke DPRD terkait hal ini, mudah-mudahan ada titik temu dan bisa diselesaikan," ungkapnya.

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved