Dinas Kehutanan Babel Sebut Wilayah Rawan Titik Api terjadi di Kabupaten Bangka Barat

Di 2018 ini wilayah rawan titik api pasca musim kemarau paling dominan terjadi di kabupaten Bangka Barat

Dinas Kehutanan Babel Sebut Wilayah Rawan Titik Api terjadi di Kabupaten Bangka Barat
Dok/Bapos
Kepala Dinas Kehutanan Babel, Marwan. 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung, Marwan mengatakan di tahun 2018 ini wilayah rawan titik api pasca musim kemarau paling dominan terjadi di kabupaten Bangka Barat, yakni jebus dan kelapa,  Kamis (26/7/2018).

Marwan juga menambahkan akan tetapi warga selain diwilayah tersebut harus tetap waspadai, karena baru-baru ini ada juga muncul titik api di jalan menuju kantor gubernur babel.

"Sedangkan menurut data dinas kehutanan di tahun 2015 puncak yang paling sering terjadi kebakaran di jebus, simpang katis, gunung maras dan belinyu," jelasnya kepada Bangkapos.

Antisipasi pun akan dilakukan oleh Dinas Kehutanan Babel mulai dari membentuk kelompok pemberdayaan masyarakat yang peduli api, melakukan sosislisasi dan kampanye  pencegahan kebakaran dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk selalu waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan.

"Sosialsiasi yang dilakukan seperti, pengendalian tanggap kebakaran di wilayah bangka barat sehingga membentuk masyarakat peduli terhadap lingkungan sekitar," jelas marwan.

Selain itu,  Dishut juga akan berkoordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), Pemadam kebakaran dan BMKG agar mencipatakan kooridnasi yang baik serta membangun komunikasi lewat group whatsapp agar menjadikan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.(*) 

Penulis: Yudha Palistian
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved