Breaking News

Meksi Terdakwa Kasus Pembunuhan di Sidang Perdana

Deretan kursi di ruang sidang Garuda PN Pangkalpinang nampak ramai, beberapa aparat kepolisian dengan atribut lengkap berjaga-jaga

Meksi Terdakwa Kasus Pembunuhan di Sidang Perdana
Bangka Pos/Adinda Rizki Amanda
Terdakwa Meksi Irawan saat di persidangan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Deretan kursi di ruang sidang Garuda PN Pangkalpinang nampak ramai, beberapa aparat kepolisian dengan atribut lengkap berjaga-jaga dipintu masuk ruang sidang di pengadilan negeri Pangkalpinang, Senin (30/7/2018).

Terdakwa atas nama Meksi Irawan alias Yanto bin Ujang Setaris ditangkap setelah kedapatan melakukan tindakan kriminal yakni pembunuhan terhadap korban Hermanto hingga tewas ditempat.

Pada tanggal 7 April 2018 pada pukul 20.10 WIB terdakwa yang bermula sedang nongkrong bersama temannya di daerah dusun merengkan desa benteng kecamatan Pangkalan baru kabupaten Bangka Tengah hendak mengendarai sepeda motor untuk membeli nasi goreng di desa Benteng.

Namun baru 10 menit berjalan terdakwa hampir menyenggol sepeda motor milik korban Hermanto. Terdakwa sempat meminta maaf dan memberhentikan sepeda motornya.

Setelah itu terjadilah pertikaian adu mulut antar keduanya, korban sempat memukul pelipis terdakwa dengan menggunakan senjata api rakitan yang mengakibatkan terdakwa terluka.

Merasa tak terima terdakwa langsung mengeluarkan pisau sepanjang 20 cm di pinggangnya yang sebelumnya terdakwa bawa dan menusuk tubuh korban hingga jatuh.

Dalam keadaan telungkup korban sempat memohon kepada terdakwa untuk berhenti menyerang namun tak terdakwa hiraukan dan kembali menusuk leher korban hingga tewas ditempat.

Usai melakukan aksinya terdakwa kabur ke kontrakan kenalannya dan kemudian melarikan diri ke dusun Serdang lll desa Jelutung ll kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan.

Sidang perdana ini dipimpin oleh ketua hakim Iwan Gunawan dan didampingi anggota hakim Wahyu dan Hotma Sipahutar diruang Garuda PN Pangkalpinang.

Masuk sidang perdana terdakwa hadir bersama penasehat hukumnya.

"Setelah mendengar tuntutan JPU silahkan terlebih dahulu terdakwa konsultasi kan kepada Penasehat hukum terdakwa," ujar ketua hakim Iwan Gunawan di hadapan terdakwa.

Setelah dikonsultasikan baik penasehat hukum terdakwa dan terdakwa tidak merasa keberatan terhadap tuntutan yang disampaikan oleh JPU.

"Baiklah sidang kita lanjutkan," kata ketua hakim ditengah persidangan.

Sidang dimulai pukul 11.00 WIB dan terus berlangsung hingga pemeriksaan beberapa orang saksi di ruang Garuda PN Pangkalpinang.

Penulis: tidakada022
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved