Ayah Siswi SMP yang Digorok Ungkap Perilaku Anaknya

Dirinya sudah berkali-kali mendapat surat panggilan dari sekolah tempat Bunga menimba ilmu, karena acap kali bolos sekolah.

Ayah Siswi SMP yang Digorok Ungkap Perilaku Anaknya
Siswi SMP umur 13 tahun yang lehernya digorok oleh penarik becak, Selasa (31/7/2018) kemarin. 

"Semoga dengan kejadian ini, Bunga sadar bahwa inilah akibat terlalu 'gaul'. Dia sadar kalau Tuhan masih sayang dia, Tuhan masih memberikan kesempatan untuk dia memperbaiki diri," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, MKYT (13) alias Bunga merupakan siswi kelas tujuh di salah satu SMPN di Pancurbatu. Ia ditemukan dalam kondisi terluka pada bagian leher saat meminta pertolongan kepada warga setempat, Selasa (31/7/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

Bunga ditemukan warga yang kebetulan melintas di area perkebunan sawit antara Desa Sukadame dengan Desa Namorindang dalam kondisi berlumuran darah. Luka gorok yang dialaminya cukup parah, sehingga harus dioperasi di RSUP H Adam Malik.

Pegawai Humas RSUP H Adam Malik mengatakan, Bunga masuk ke ruang Unit Gawat Darurat pada Selasa (31/7/2018) pukul 21.56 WIB. Terhadap Bunga, sudah dilakukan tindakan medis.

"Sudah dioperasi jam 05.00 WIB pagi tadi oleh dokter bedah syaraf. Sekarang masih berada di ruang pemulihan," ujar Humas RSUP HAM, Khairul, Rabu (1/8/2018).

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu mengatakan, terduga pelaku penggorok leher Bunga adalah seorang penarik becak bernama Rudi Gurusinga (30) alias Bapak Ocid.

"Saat ini kita sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku," kata Martualesi Sitepu via seluler, Rabu (1/8/2018).

Ayah korban, Ngulihi Sembiring (53), bersama adiknya saat ditemui Tribun Medan di rumahnya di Dusun Iv Lau Macem, Desa Sugau, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (1/8/2018) sore.
Ayah korban, Ngulihi Sembiring (53), bersama adiknya saat ditemui Tribun Medan di rumahnya di Dusun Iv Lau Macem, Desa Sugau, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (1/8/2018) sore. (TRIBUN MEDAN / DOHU LASE)

Martualesi Sitepu mengatakan, terduga pelaku diduga berusaha merudapaksa Bunga, tetapi korban menolak dan meronta, sehingga terduga pelaku kalap dan bertindak beringas menggorok leher atas Bunga.

Dari lokasi penemuan Bunga, sambung Martualesi, polisi mengamankan satu unit becak Honda Revo bernomor polisi BK 6233 AAL. Pihaknya kini tengah memburu Rudi Gurusinga.

(cr16/tribun-medan.com) 

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved