Dinas Pendidikan Pangkalpinang Belum Menemukan Penyelewengan Dana BOS

Kita pantau terus perkembangan penggunaan dana BOS ini, bila ada sekolah- sekolah yang belum menyampaikan laporannya

Dinas Pendidikan Pangkalpinang Belum Menemukan Penyelewengan Dana BOS
Bangkapos/Edwardi
Suwardi, Plt Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdas) Kota Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Plt Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdas) Kota Pangkalpinang, Suwardi mengatakan sampai saat ini belum ditemukan ada kepala sekolah, baik PAUD/TK, SD dan SMP yang melakukan penyalahgunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

"Pelaksanaan dan pengawasan dana BOS itu dilakukan secara terencana dan berkala, karena semua dana BOS itu masuk dalam APBD, walaupun itu BOS dari APBN sehingga pelaporannya diawasi dan monitoring dinas pendidikan," kata Suwardi kepada Bangkapos.com, Kamis (02/08/2018).

Ditambahkannya, setiap satu bulan sekali dilaporkan ke dinas pendidikan, tapi untuk pengecekan ke sekolah-sekolah memang kurang maksimal namun selalu melakukan komunikasi dimana pihak sekolah datang ke kantor dinas pendidikan, bisa juga via telpon, SMS dan WA grup.

"Kita pantau terus perkembangan penggunaan dana BOS ini, bila ada sekolah- sekolah yang belum menyampaikan laporannya maka dinas pendidikan akan terus mengimbau kepala sekolah agar pelaksanaan dan laporan pertanggungjawaban dilakukan tepat waktu setiap bulannya," jelasnya.

Ditambahkannya, selanjutnya laporan penggunaan dana BOS ini dilaporkan dinas pendidikan ke Bakeuda Kota Pangkalpinang.

"Untuk penyaluran dana BOS dari APBD langsung ke rekening sekolah masing-masing, berdasarkan jumlah siswa yang sudah ditetapkan. Kalau BOS APBN dicairkan setiap tiga bulan, jadi sebelum ditranfer itu akan dilihat dulu berapa jumlah siswa dalam dapodik yang dilaporkan ke pusat," ungkapnya.

Dilanjutkannya, kalau untuk BOS APBD yang menetapkan dari walikota, berdasarkan kondisi jumlah siswa di awal tahun, karena BOS APBD itu dananya baku untuk setiap sekolah.

"Alhamdulillah untuk pelaporan penggunaan dana BOS dari sekolah-sekolah semua lancar karena kita memang aktif dan serius dalam menangani ini jangan sampai nanti terjadi kekeliruan dalam penggunaan, pelaksanaan maupun pelaporan," tegasnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved