Lehernya Luka Parah, Siswi SMP ini Sempat Meronta Saat Rudi Guru Singa ingin Memperkosanya

Lehernya Luka Parah, Siswi SMP ini Sempat Meronta Saat Rudi Guru Singa ingin Memperkosanya

Lehernya Luka Parah, Siswi SMP ini Sempat Meronta Saat Rudi Guru Singa ingin Memperkosanya
net
ilustrasi pembunuhan 

Namun kenyataannya dia bertemu dengan pelaku hingga terjadi insiden yang cukup mengenaskan ini.

Saat ini polisi sedang mengejar keberadaan pelaku yang diduga melarikan diri ke Dusun III Timbang Lawan Tengah Desa Bintang Meriah, Desa Rambung Baru Kecamatan Sibolangit.

Beberapa Hari Tak Pulang

Pengakuan ayahnya, Bunga (nama samaran)ternyata belum pulang ke rumah sejak Jumat (27/7/2018).

Orangtua Bunga tak curiga, sebab jika Bunga tak pulang ke rumah, berarti Bunga sedang menginap di salah satu rumah keluarga mereka di sekitaran Pasar Pancurbatu.

//

"Udah tiga hari enggak pulang ke rumah," ujar ayah Bunga, Rabu (1/8/2018).

Saat ditemui Tribun Medan di rumahnya ayahnya berharap, pihak kepolisian dapat cepat menangkap pelaku.

"Semoga dengan kejadian ini, Bunga sadar bahwa inilah akibat terlalu 'gaul'. Dia sadar kalau Tuhan masih sayang dia, Tuhan masih memberikan kesempatan untuk dia memperbaiki diri," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, MKYT (13) alias Bunga merupakan siswi SMP ditemukan dalam kondisi terluka pada bagian leher saat meminta pertolongan kepada warga setempat, Selasa (31/7/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

Bunga ditemukan warga yang kebetulan melintas di area perkebunan sawit antara Desa Sukadame dengan Desa Namorindang dalam kondisi berlumuran darah. Luka gorok yang dialaminya cukup parah, sehingga harus dioperasi di RSUP H Adam Malik.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved