Pendaftaran CPNS 2018 Mundur, Waspada 4 Info Hoax yang Beredar Saat ini, Jangan Percaya!

Pendaftaran CPNS 2018 Mundur, Waspada 4 Info Hoax yang Beredar Saat ini, Jangan Percaya!

Pendaftaran CPNS 2018 Mundur, Waspada 4 Info Hoax yang Beredar Saat ini, Jangan Percaya!
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN

BANGKAPOS.COM - Jadwal pendaftaran CPNS 2018 masih simpang siur.

Kendatipun Menteri PAN dan RB Asman Abrur menyampaikan tahun 2018 ini dibuka gelombang ketiga penerimaan CPNS, namun jadwalnya belum diumumkan pemerintah melalui menpan.go.id.

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) belum membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2018.

Namun, berbagai informasi hoaks soal CPNS kerap kali beredar.

Kemenpan RB pun mengingatkan agar masyarakat selalu mengecek kebenaran informasi terkait CPNS 2018 melalui saluran resmi kementerian, baik situsweb maupun media sosial.

Terkadang, informasi hoaks yang sama kembali menyebar.

Pastikan kebenaran informasi yang Anda dapatkan. Berikut 4 informasi hoaks yang pernah mencuat soal CPNS 2018:

1. Hoaks soal formasi pengangkatan CPNS 2016-2019

Foto-foto yang berisi informasi mengenai e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016-2019 menyebar di media sosial beberapa waktu lalu.

Informasi ini diklarifikasi oleh akun resmi instagram Kementerian Hukum dan HAM RI, yang menyebutkan bahwa ini tidak benar atau hoaks.

Klarifikasi juga diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melalui situsweb resminya yang menyatakan bahwa belum ada informasi resmi mengenai pembukaan dan pendaftaran CPNS 2018.

Dalam berita tersebut juga disebutkan kriteria yang diperlukan, susunan formasi, dokumen yang dibutuhkan, alur pendaftaran, dan kuota penerimaan CPNS.

2. Hoaks seminar pengadaan CPNS 2018 

Beberapa waktu lalu, tersebar pamflet seminar nasional pengadaan CPNS 2018 yang melibatkan Kemenpan RB.

Kemenpan RB menyatakan tidak pernah bekerja sama dengan pihak manapun untuk menyelengggarakan seminar nasional mengenai pengadaan CPNS.

3. Hoaks informasi dan susunan CPNS 2018

Informasi yang tersebar ini berisi tentang petunjuk teknis mengenai persyaratan pemberkasan usulan CPNS di daerah dari tenaga honorer se-kabupaten di Indonesia pada 2018-2019.

Hoax susunan formasi produk BKN
Hoax susunan formasi produk BKN ()

Terdapat logo Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada bagian kanan cover dari informasi yang beredar tersebut.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menyatakan, informasi petunjuk teknis tersebut adalah hoaks.

"Iya juknis (petunjuk teknis) pemberkasan itu hoaks," kata Ridwan kepada Kompas.com.

Ridwan meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar terkait CPNS 2018.

"Sudah berkali-kali kami sampaikan agar hanya memercayai referensi informasi dan Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan BKN," kata Ridwan. 

4. Hoaks Surat Kemenpan RB tentang Pembekalan CPNS

Surat palsu Sekretaris KemenPAN RB kepada para Kepala Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota serta Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah. Surat tersebut menyebut adanya nama calon PNS dan formasinya, serta meminta para pejabat tersebut untuk mengumumkan dan memberi pembekalan. (Dok. Kemenpan RB)
Surat palsu Sekretaris KemenPAN RB kepada para Kepala Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota serta Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah. Surat tersebut menyebut adanya nama calon PNS dan formasinya, serta meminta para pejabat tersebut untuk mengumumkan dan memberi pembekalan. (Dok. Kemenpan RB) ()

Surat bertanda tangan Sekretaris Kemenpan RB mengenai daftar nama peserta pembekalan CPNS adalah tidak benar alias hoaks.

Kemenpan RB menyatakan tak pernah mengeluarkan surat ini. Informasi soal penyebaran surat ini didapatkan kementerian dari masyarakat. "Kami dapat beberapa info dari masyarakat. Itu hoax," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Kemenpan RB Mudzakir kepada Kompas.com, Rabu (1/8/2018).

Surat tersebut ditujukan kepada kepala daerah tingkat provinsi, kepala daerah tingkat kabupaten atau kota, pejabat pembina kepegawaian pusat, dan pejabat pembina kepegawaian daerah.

Para pejabat terkait diminta unutk mengumumkan nama calon PNS dan memberikan pembekalan.

Surat palsu Sekretaris KemenPAN RB kepada para Kepala Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota serta Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah.

Surat tersebut menyebut adanya nama calon PNS dan formasinya, serta meminta para pejabat tersebut untuk mengumumkan dan memberi pembekalan.

Isi surat tersebut:

Menindaklanjuti perihal tahapan akhir yang dilakukan oleh masing-masing kementerian terkait, tentang Penyampaian Daftar Nama Peserta Pembekalan CPNS Golongan II dan II formasi tahun 2017, dengan ini diberitahukan kepada seluruh kantor dinas dan wilayah kementerian terkait, lembaga pemerintah Badan Kepegawaian Daerah baik ditingkat pusat, provinsi, kota, maupun kabupaten bahwa nama-nama Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2017 telah lengkao, berupa nama berikut formasinya yang tertera dalam 1 bundel lampiran ini. Kepada seluruh kantor dinas dan wilayah kementerian terkait, lembaga pemerintah, Badan Kepegawaian Daerah baik ditingkat pusat, porvinsi, kota maupun kabupaten diharapkan untuk menyampaikan pengumuman ini, berikut pelaksanaan pembekalan. Sekian pemberitahuan ini, harap menjadi periksa adanya. Kemenpan RB mengimbau masyarakat untuk mengecek setiap informasi yang diterima terkait CPNS yang diperoleh selain dari situsweb resmi, email, atau media sosial Kemenpan RB.

Oh ya, agar tak mendapatkan informasi hoax tentang CPNS 2018, sebaiknya Anda menanti informasi terbaru melalui website menpan.go.id.

Pengumuman pendaftaran CPNS 2018 diumumkan melalui website resmi Kementerian PAN dan RB, www.menpan.go.id. Pengumuman ini menandai tahapan seleksi CPNS 2018 dimulai.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Hoaks soal CPNS 2018", '

Editor: teddymalaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved