Masyarakat Diharapkan Melapor ke Dinkes Jika Cemas dengan Imunisasi MR
Jika masyarakat merasa cemas atau was-was dengan imunisasi MR ini silahkan datang langsung ke Dinkes untuk mendapatkan penjelasan.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursyandi menyampaikan hingga kini belum ada laporan kepihaknya terkait dampak imunisasi Meases Rubella (MR).
Jika masyarakat merasa cemas atau was-was dengan imunisasi MR ini silahkan datang langsung ke Dinkes untuk mendapatkan penjelasan.
"Sebetulnya tidak ada apa-apa aman imunisasi MR ini, di Provinsi lain juga sudah berjalan hanya Bangka Belitung yang dihentikan sementara terkait dengan proses kehalalannya," jelasnya kepada awak media Jumat (3/8)
Dia melanjutkan, sebelum dilaksanakan di Babel, imunisasi MR ini sudah lebih dulu dilakukan di Pulau Jawa, yakni 2017 silam.
Imunisasi MR yang digunakan saat ini kehalalannya merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesai (MUI) tahun 2016 lalu, sambil menunggu diterbitkannya yang baru.
" Faksin ini sebetulnya sudah di uji coba dan hasilnya tidak mengandung hal-hal yang berbahaya atau merugikan tubuh hanya saja masih menunggu proses sertifikasi halal," papar Achmad.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mobil-pelayanan-imunisasi-mr_20180803_184245.jpg)