Soal Praperadilan, Farhat Abbas Minta Luna Maya dan Cut Tari Divonis Seperti Ariel NOAH

Pengacara Farhat Abbas turut menanggapi soal lembar baru dari kasus video Ariel NOAH yang melibatkan Luna Maya dan Cut Tari.

Soal Praperadilan, Farhat Abbas Minta Luna Maya dan Cut Tari Divonis Seperti Ariel NOAH
Instagram @farhatabbastv226
Foto Cut Tari, Ariel NOAH dan Luna Maya di postingan akun @farhatabbastv226 

BANGKAPOS.COM -- Pengacara Farhat Abbas turut menanggapi soal lembar baru dari kasus video Ariel NOAH yang melibatkan Luna Maya dan Cut Tari.

Farhat Abbas yang mengatasnamakan LSM Hajar Indonesia meminta agar pengadilan tak mengabulkan praperadilan Luna Maya dan Cut Tari.

Diketahui bersama bahwa Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) mengajukan permohonan praperadilan atas status tersangka Cut Tari dan Luna Maya

Dalam permohonan ini, Kapolri menjadi termohon satu dan Jaksa Agung sebagai termohon dua.

LP3HI mengajukan permohonan itu untuk menghentikan penyidikan secara hukum terhadap Luna Maya dan Cut Tari.

Sidang perdana sudah digelar pada 2 Juli.

Sidang putusan akan digelar pada tanggal 7 Agustus 2018.

Melalu akun Instagram @farhatabbastv226, mantan suami Nia Daniati ini menulis desakan agar permohonan praperadilan tersebut ditolak.

Baca: Diculik Paranormal Selama 15 Tahun, Wanita Ini Ditemukan di Sela-sela Batu, Diduga Untuk Tumbal

Farha Abbas mendesak agar kasus video Ariel NOAH dengan Luna Maya dan Cut Tari tetap dilanjutkan.

Akibat dari videonya, Ariel NOAH sudah menerima hukuman penjara selama tiga tahun enam bulan dan denda Rp 250 juta.

"LSM Hajar Indonesia, keberatan atas upaya sebuah LSM (LSM LP3HI*) yang mempraperadilkan Polri dan Kejaksaan agar pengadilan memerintahkan Polri untuk mengeluarkan SP3 penghentian kasus video porno Luna Maya dan Cut Tari.

Dengan alasan enggak cukup bukti!

Sikap LSM Hajar di sini meminta hakim Florens untuk menolak permohonan tersebut.

Dan agar Polri melanjutkan perkara tersebut sampai ada vonis pengadilan seperti Ariel Noah yang nyata-nyata sudah hukum penjara!

Apabila hakim mengabulkan praperadilan (LSM) tersebut berarti membiarkan dan menumbuhkan praktek asusila pornografi dalam dunia keartisan dan masyarakat Indonesia. Demikian

(Farhat Abbas Ketua Umum LSM Hajar),"

Farhat Abbas
Farhat Abbas (Instagram @farhatabbastv226)
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved