Respon Guru Besar UI Terhadap Video Ali Ngabalin, Mencatut Nama Kampus Untuk Dukung Capres

Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Tamrin Tomagola mengunggah penjelasan resmi yang dikeluarkan oleh Humas kampus.

Respon Guru Besar UI Terhadap Video Ali Ngabalin, Mencatut Nama Kampus Untuk Dukung Capres
Klarifikasi UI terkait video Ngabalin dkk yang mencatut nama kampus tersebut untuk dukungan Capres 2019 

BANGKAPOS.COM  - Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Tamrin Tomagola mengunggah penjelasan resmi yang dikeluarkan oleh Humas kampus.

Dalam penjelasan yang tertanda tangan Kantor Humas dan KIP UI, tertuliskan pengumuman kampus UI yang bebas dari segala bentuk politik praktis.

Pengumuman dengan nomor surat ini diunggah Tamrin melalui Twitter miliknya, @tamrintomagola, Senin (6/8/2018).

 

Selain penjelasan politik praktis, dalam surat juga tertulis jika statuta UI harus bebas dari pengaruh, tekanan, dan kontaminasi apapun termasuk kekuatan politik.

Sehingga, jika ada pihak yang menyebutkan bahwa UI mendukung partai maupun tokoh politik tertentu maka hal itu bukan bentuk dukungan resmi dari UI.

UI juga mengimbau kepada segenap civitas akademika dan warga UI, temasuk juga di dalamnya alumni UI untuk menyampaikan hak konstitusionalnya dengan atas nama pribadi bukan menggunakan nama institusi UI.

"Penjelasan resmi Humas UI ttg peng-atas-namaan UI," tulis Tamrin.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin selaku Tenaga Ahli Staf Kedeputian KSP bersama beberapa orang yang mengatasnamakan Universitas Indonesia (UI) membuat sebuah video deklarasi dukungan untuk Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendatang.

Dalam video yang beredar, Ali Ngabalin mengatakan simbol 3 L yang kemudian menuai kontroversi.

Rekan-rekan Ngabalin pun sempat meneriakkan kata "UI for Jokowi."

“Saudara se-bangsa dan se-Tanah Air. Kami semua ini alumni UI, masyarakat yang amat terpelajar. Kami tergabung dalam Komunitas Anak Bangsa fot Jokowi dua periode. Symbol kami, Lanjutkan, Lawan, Libas UI for Jokowi,” kata Ngabalin dalam video tersebut yang juga disambut orang-orang sekelilingannya.

Video tersebut kemudian menjadi viral dan menuai kecaman dari publik, yang menilai apa yang disampaikan Ali Ngabalin provokatif dan tidak pantas.

Tamrin pun juga memberikan komentar pribadinya atas videonya yang berbedar itu.

Tamrin mengatakan jika sebagai bagian dari UI dirinya sangat malu melihat tingkah rekan-rekannya.

"Pak @jokowi dan Pak @muldoko, sebagai alumnus UI, saya sangat malu dengan ulah rekan2 yg mengaku bagian dari masyarakat yg sangat terpelajar tapi menggunakan kata2 preman jalanan yg sangat rendah keadaban sosial-budayanya !," tulis Tamrin.

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved