LPPOM MUI Babel Pertanyakan Surat Edaran ke Puskesmas Untuk Melanjutkan Vaksin Measles Rubella

Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Babel mengenai edaran ke puskesmas untuk melanjutkan vaksin Measles Rubella.

LPPOM MUI Babel Pertanyakan Surat Edaran ke Puskesmas Untuk Melanjutkan Vaksin Measles Rubella
SHUTTERSTOCK
Vaksin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Pangkalpinang dr Ristum Alamsyah mengatakan, pihaknya belum bersedia menanggapi sikap Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Babel mengenai edaran ke puskesmas untuk melanjutkan vaksin Measles Rubella.

Ristum mengatakan, tanggapan akan diberikan Kamis (16/8/2018) besok.

"Ini mau Ashar, kami juga mau rapat. Besok saja mungkin," kata Ristum kepada bangkapos.com saat dimintai tanggapannya melalui telepon, Rabu (15/8/2018)

Sebelumnya diberitakan, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika, Majelis Ulama Indonesia, Provinsi Bangka Belitung, (LPP POM MUI) menyayangkan surat edaran yang dikeluarkan kepala dinas kesehatan Pangkalpinang untuk melanjutkan imunisasi Measles Rubella (MR) di kota Pangkalpinang.

Direktur LPPOM MUI Babel, Nardi Pratomo mengatakan hingga saat ini vaksin MR masih dalam proses uji sertifikasi halal.

"Kita sangat menyayangkan adanya edaran ini, karena seperti mengabaikan butir kesepakatan antara Bu Menteri dengan LPPOM MUI Pusat, karena saat ini proses sertifikasi halal," kata Nardi Kepada Bangka Pos, Rabu (15/8/2018).

Menurutnya, berdasarkan kesepakatan yang telah dilakukan antara LPPOM MUI dan Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu, apabila belum ada sertifikasi halal ini jangan dilaksanakan khususnya bagi umat muslim.

"Karena sudah disepakati bu Menteri bahwa sekarang sedang dalam proses untuk sertifikasi, selama belum keluar sertifikat halalnya ya jangan dipaksakan. Ini kayaknya ini curi-curi start," tambahnya.

Menurutnya, akan lebih baik ini dilakukan apabila hasil sertifikasi halal sudah dikeluarkan. Pihaknya, mendukung program pemerintah, namun memang harus menunggu hasil sertifikasi halal.

Halaman
12
Penulis: Dedy Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved