Tri Mulyono Benar-benar Merdeka di HUT Kemerdekaan RI ke 73

Tepat pada HUT Kemerdekaan RI inilah dia bisa merasakan kemerdekaan yakni bisa menghirup udara bebas

Tri Mulyono Benar-benar Merdeka di HUT Kemerdekaan RI ke 73
Bangkapos/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Ketua DPRD Kabupaten Bangka dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangka didampingi Kepala Lapas Klas II B Sungailiat Faozul Ansori saat pemberian remisi bagi para narapidana, Jumat (17/8/2018) di Lapas Klas II B Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Bagi Tri Mulyono, Peringatan Hari Ulang Tahun Ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (27/8/2018) di Halaman Dalam Lembaga Permasyarakat Klas II Sungailiat mempunyai makna penting.

Tepat pada HUT Kemerdekaan RI inilah dia bisa merasakan kemerdekaan yakni bisa menghirup udara bebas diluar penjara bisa hidup bebas kembali ke masyarakat.

Dia sangat bersyukur mendapat remisi langsung bebas pada tanggal 17 Agustus 2018 ini.

"Senang banget inikan hari kemerdekaan, kemerdekaan untuk saya soalnya bisa bebas," ungkap Tri Mulyono kepada bangkapos.com.

Dia sudah menjalani masa hukuman sekitar satu tahun delapan bulan karena kasus penipuan yang sebelumnya dijatuhi hukuman selama dua tahun.

"Saya bersyukur bisa berkumpul kembali bersama keluar," ucap Tri.

Dia berjanji tidak akan kembali ke penjara lagi. Masa hukuman yang dijalaninya selama ini sudah membuatnya jera untuk melakukan kejahatan.

"Saya mau kerja lagi yang baik-baik. Nggak mau lagi masuk kesini," ungkap Tri. 

Banyak pelajaran yang didapatnya selama berada balik jeruji 'hotel prodeo'.

Menurutnya ia bisa lebih mendalami ilmu agama dimana sebelumnya tidak bisa mengaji bisa mengaji dan tidak pernah salat mulai menjalankan salat.  

Narapidana Lapas Klas II B Sungailiat Rio Antasari juga bersyukur bisa menerima remisi selama empat bulan saat Peringatan HUT Ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia ini.

"Kasus cewek, ku dihukum selama tujuh tahun. Ku bersyukur bisa mendapatkan remisi," ungkap Rio yang tak mau menyebutkan secara spesifik tindak pidana apa yang membuatkan masuk penjara.

Namun ia mengaku mendapatkan banyak pembekalan baik ilmu agama dan keterampilan selama menjalani masa hukuman di Lapas Bukit Semut ini. (*)

Penulis: nurhayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved