Jumat, 8 Mei 2026

Viral Video Murid TK Karnaval Berkostum Serba Hitam Bawa Replika Senjata, Ternyata Ini Tujuannya

Warganet dihebohkan oleh video pawai anak-anak TK di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (18/8/2018).

Tayang:
Editor: fitriadi
Istimewa/ Facebook
Karnaval TK di Probolinggo 

BANGKAPOS.COM, PROBOLINGGO - Warganet dihebohkan oleh video pawai anak-anak TK di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (18/8/2018). 

Video ini menjadi viral karena dianggap warganet sebagai pawai yang kontroversial.

Anak-anak TK ini mengenakan pakaian serba hitam.

Masing-masing anak membawa senjata replika warna hitam.

Keberadaan video ini mendapatkan banyak komentar.

Baca: Si Kanibal Ikut Lomba Agustusan, Sumanto: Lebih Enak Kerupuk daripada Cicak

Bahkan, banyak pihak yang mengecam karnaval anak-anak TK ini tak pantas menampilkan pakaian dan replika senjata warna hitam dalam pawai atau karnaval yang bertujuan menyemarakkan HUT ke-73 Kemerdekaan RI.

Kostum yang dikenakan anak - anak TK ini dinilai tak pantas dikenakan karena momen dan tema kegiatannya adalah kemerdekaan.

Umumnya, anak-anak yang terlibat dalam pawai atau karnaval ini kostumnya unik bisa pakaian adat, daur ulang dan lainnya.

Kapolres Kota Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal menjelaskan, pihaknya sudah mengklarifikasi kondisi ini.

Ia sudah memonitor semuanya.

Bahkan, ia sudah memanggil pihak ketua panitia, kepala sekolah TK ini, pihak Kodim 0820, dan lainnya.

Baca: Uang Jajan Rp 25 Juta Hingga Beasiswa, Ini 8 Hadiah Untuk Johny Gala Siswa Pemanjat Tiang Bendera

Ia menyebutkan, setelah ditelusuri, TK ini adalah TK Kartika 569 atau yang menjadi binaan Kodim 0820 Probolinggo.

Sejatinya, apa yang dilakukan anak-anak TK ini tidak memiliki maksud apa-apa.

"Sudah saya panggil dan mintai keterangan."

"Kenapa pakai pakaian hitam dan replika senjata ini, mereka mengaku hanya sebatas untuk menghemat biaya."

"Tidak ada maksud lebih daripada itu," katanya saat dihubungi Surya.

Baca: Ustad Abdul Somad Tegaskan soal Namanya Masuk Tim Kampanye Prabowo-Sandi Itu Hoax

Ia menjelaskan, pawai anak - anak jika mengenakan kostum pakaian adat, akan dipastikan menelan biaya yang besar.

Maka dari itu, pihak sekolah mengusulkan untuk mengenakan pakaian hitam polos.

Dan kebetulan, kata dia, di sekolah mereka, ada replika senjata.

Itu tidak terbuat dari bahan dasar yang membahayakan.

Jadi aman.

"Ya sudah, akhirnya pihak sekolah menambahkan replika senjata itu ke anak - anak."

"Itu sangat tidak membahayakan," paparnya.

Ia menyampaikan, pihak sekolah juga mengklarifikasi bahwa itu jauh dari unsur kekerasan.

Kenapa, karena memang pakaian dan senjata itu digunakan untum menghemat biaya, juga sekolah mengambil tema "Bersama perjuangan Rosulullah kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah".

"itu tema yang diambil TK ini. Jadi baju, dan replika senjata hanya menunjang saja."

"Pesan yang ingin disampaikan itu hanya ingin mengingatkan perjuangan Rasulullah saja."

"tidak ada maksud untuk kekerasan atau bahkan sampai radikalisme," paparnya.

Baca: Heboh Jokowi Naik Moge di Opening Ceremony Asian Games 2018, Terungkap Ini Sosok Pembuat Videonya

Dia menyampaikan, permasalahan ini sudah clear dan tidak ada yang perlu dicemaskan.

Pihak sekolah, kodim, panitia dan lainnya sudah dikonfrontir.

"Sudah tidak ada yang perlu dipermasalahkan."

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat tetap tenang dan jangan mudah terpancing."

"Apa yang dilakukan anak - anak tadi tidak ada maksud apa - apa, selain menghemat biaya dan menyesuaikan tema yang diangkat oleh pihak sekolah," jelasnya.

Sekadar diketahui, pawai kemerdekaan ini diikuti 158 lembaga PAUD dan TK se-Kota Probolinggo.

Pawai ini dilakukan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-73. Rute pawai melewati Jalan Panglima Sudirman – Jalan Suroyo – dan finish di alun-alun.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Muhammad Maskur mengaku akan memanggil pihak sekolah ke kantor Senin besok.

Baca: Anaknya Jadi Bupati di NTT, Ibu Ini Tetap Jualan Sayur dan Hidup Sederhana di Kampung

Ia akan meminta penjelasan dan tanggung jawab sosial atas apa yang sudah terjadi dan meresahkan ini.

"Saya tadi sudah menghubungi pihak sekolah, dan kepsek sampai bersumpah tidak ada maksud apa - apa."

"Kepsek TK berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu."

"Dia (kepsek) menyampaikan penampilan seperti itu hanya untuk hiburan dan tidak ada maksud negatif sama sekali," tutupnya. (TribunJatim/Galih Lintartika)

Berita ini sudah tayang di TribunJatim dengan judul: Karnaval TK di Probolinggo Berkostum Serba Hitam dan Bawa Replika Senjata, Polisi Kuak Fakta Penting

//
 
Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved