Kamis, 23 April 2026

Asian Games 2018

Sejajar dengan Juara Piala Asia U-23, Begini Kualitas dan Antisipasi Timnas Hadapi UEA Hari Ini

Kiprah tim nasional U-23 Indonesia di sepak bola Asian Games 2018 patut mendapatkan sorotan.

Editor: Alza Munzi
HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA
Para pemain timnas U-23 Indonesia merayakan gol ke gawang Hong Kong pada laga Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (20/8/2018). 

BANGKAPOS.COM - Timnas U-23 Uzbekistan mampu mengalahkan Hong Kong dengan skor 3-0 pada babak 16 besar sepak bola

Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Kamis (23/8/2018).

Timnas U-23 Indonesia kini sejajar dengan sang juara Piala Asia U-23 2018 tersebut.

Kiprah tim nasional U-23 Indonesia di sepak bola Asian Games 2018 patut mendapatkan sorotan.

Meski sempat mengalami kekalahan kontra Palestina, nyatanya skuat Garuda Muda mampu mengunci gelar juara Grup A Asian

Games 2018 dengan mengalahkan Hong Kong 3-1 pada pertandingan terakhir.

Tak hanya soal peringkat, skuat besutan Luis Milla juga sejajar dengan salah satu tim perkasa di Asia, yaitu China dalam

produktivitas gol.

Bagaimana tidak, Indonesia dan China menjadi tim paling produktif selama fase grup dengan koleksi 11 gol.

Meskipun Indonesia memiliki jumlah pertandingan lebih banyak.

Baca: Oknum Honorer Kemenpora Tinju Bocah Sampai Berdarah, Begini Kekegeraman Hotman Paris

Baca: Diam-diam Rhoma Irama Lirik Via Vallen, pada Nella Kharisma dan Siti Badriah Ini Reaksi Raja Dangdut

Ini membuktikan tenaga tak menjadi masalah Stefano Lilipaly dkk dalam menggempur gawang lawan.

Kehebatan timnas U-23 Indonesia tak sampai di situ saja.

Kini Indonesia layak disejajarkan dengan juara Piala Asia U-23 2018, Uzbekistan.

Ya, skuat besutan Ravshan Khaydarov telah menjuarai Piala Asia U-23 yang digelar di China pada Januari 2018.

Terbaru, timnas U-23 Uzbekistan baru saja mengalahkan Hong Kong di babak 16 besar Asian Games 2018 dengan skor 3-0.

Ini menjadi nestapa berturut-turut bagi HongKong yang harus kemasukan enam gol dalam dua laga terakhir di Asian Games

2018.

Uniknya, torehan gol Uzbekistan sama halnya dengan catatan Indonesia ke gawang Hong Kong pada fase grup.

Kala itu, Indonesia mampu menang 3-1 atas HongKong lewat gol dari Irfan Jaya, Stefano Lilipaly, dan Hanif Sjahbandi.

Menariknya, Uzbekistan baru bisa mencetak dua gol susulan setelah HongKong harus bermain dengan 10 pemain.

Dengan kondisi ini, besar harapan pecinta sepak bola untuk timnas U-23 Indonesia yang akan berjuang melawan timnas U-23 Uni

Emirat Arab di babak 16 besar Asian Games 2018.

Duel ini akan digelar pada pukul 16.00 WIB di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi pada Jumat (23/8/2018).

Melawan Uni Emirat Arab, timnas U-23 Indonesia rupanya telah mengetahui cara bermain lawannya tersebut.

Menurut salah satu bek timnas U-23 Indonesia, Putu Gede Juni Antara, pelatih Luis Milla banyak memberikan instruksi untuk mengantisipasi permainan UEA.

"Bola true pass, itu yang dikatakan coach Milla untuk antisipasi permainan UEA," kata Putu Gede kepada BolaSport.com dan media lain selepas latihan, Kamis (23/8/2018).

"Postur pemain UEA yang rata-rata tinggi juga harus diperhatikan, utamanya bola atas mereka," ucap pemain Bhayangkara FC ini.

Meskipun Uni Emirat Arab lolos ke babak 16 besar dengan status peringkat ketiga terbaik, mereka tidak boleh disepelekan.

Pasalnya mereka mempunyai pelatih yang sarat pengalaman, yakni Maciej Skorza.

Skorza pernah membawa Wisla Krakow mengalahkan Barceona dengan skor 1-0 di leg kedua kualifikasi ketiga Liga Champions 2008.

Saat itu Barcelona sedang dilatih oleh Pep Guardiola.

Selain itu Skorza pernah menjat asisten pelatih timnas U-21 Polandia pada 1997-1999.

Skorza pun pernah membawa Lech Poznan menjuarai kasta atas liga Polandia (Ekstraklasa) pada musim 2014/2015.

Sebelumnya ia juga pernah melatih tim papan atas Polandia, Legia Warsawa pada 2010-2012.

Jika timnas U-23 Indonesia menang melawan UEA maka akan lolos ke babak perempat final.

Dan jika lolos ke babak perempat final maka, Luis Milla akan melampaui pencapaik eks pelatih Arema FC, Aji Santoso.

Aji Santoso melatih timnas U-23 Indonesia di Asian Games 2014, saat itu skuat Merah Putih terhenti di babak 16 besar.

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved