Minggu, 17 Mei 2026

Desa Ketap Utamakan Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan Perkebunan

Desa Ketap memiliki pesona pantai, kebudayaan dan kearifan lokal serta produk ekonomi kreatif masyarakat.

Tayang:
Editor: fitriadi
Istimewa
Pesona Pantai Jerangkat Desa Ketap 

BANGKAPOS.COM - Desa Ketap merupakan satu diantara desa yang termasuk dalam Peme­rintahan Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat.

Desa Ketap memiliki pesona pantai, kebudayaan dan kearifan lokal serta produk ekonomi kreatif masyarakat yang sudah terkenal luas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Desa Ketap juga bisa dikatakan sebagai desa yang tetap memegang teguh sikap toleransi dalam kehidupan berumat dan beragama yang benar-benar dilaksanakan de­ngan baik oleh warga masyarakatnya dari dahulu hingga sekarang.

Karena masing-masing dusun di Desa Ketap ini memiliki ciri khas tersendiri baik dari umat beragama maupun kebudayaan dan kearifan lokalnya, seperti di Dusun Tayu yang setiap tahunnya melaksanakan ritual sembahyang rebut atau biasa dikenal dengan ‘Chit Ngiat Pan’.

Masjid Al-Falah Desa Ketap
Masjid Al-Falah Desa Ketap (Istimewa)

Kepala Desa Ketap, Indra mengatakan, sembahyang rebut ini sudah menjadi agenda resmi tahunan Dinas Pariwisata dalam rangkaian tradisi wisata religius yang berlangsung di enam kecamatan di Bangka Barat.

“Selain ritual keagamaan juga diselingi hiburan rakyat yang diselenggarakan panitia alam acara sembahyang rebut ini. Satu diantaranya tentu barongsai dengan mempertontonkan bermacam atraksi yang membuat decak kagum bagi kita yang menontonnya,” kata Indra.

Selain ritual sembahyang rebut terdapat pula keunikan lainnya yang sudah turun temurun dilaksanakan setiap malam ganjil menjelang Hari Raya Idul Fitri yaitu budaya puting-puting, adalah budaya yang intinya bersilaturahmi dari rumah ke rumah untuk mencicipi hidangan yang dihidangkan saat tibanya Hari Raya Idul Fitri.

Selain wisata religius, Desa Ketap juga menyimpan pesona wisata alam berupa pantai yang dinamakan Jerangkat.

Oleh warga masyarakat sekitar maupun pengunjung yang datang selain menikmati pemandangan pantai dengan butiran pasirnya yang halus, pesona dari tumpukan bebatuan dan pulau kecil yang indah dan sedap dipandang juga faktor utama yang menjadikan Pantai Jerangkat ini jadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi di akhir pekan.

Dari sektor produk ekonomi kreatif masyarakat, Desa Ketap memiliki andalan yaitu teh hijau tayu. Seperti namanya memang teh hijau ini ditanam dan dikembangkan di Dusun Tayu.

Teh hijau tayu sendiri sudah lama digandrungi penikmat teh hijau karena diakui selain dari nilai kesehatannya, juga memiliki citarasa yang tinggi dan aroma harum yang terkandung dalam teh tersebut.

Pembibitan/budidaya tanaman teh Tayu khas desa Ketap di BPP Jebus.
Pembibitan/budidaya tanaman teh Tayu khas desa Ketap di BPP Jebus. (Istimewa)

Teh hijau tayu ini tergolong unik karena tanaman teh biasa­nya tumbuh dan berkembang di dataran yang tinggi atau pegunungan, namun teh hijau tayu ini bisa hidup dan ditanam di dataran yang rendah.

Indra menjelaskan, selama ini sudah banyak konsumen yang mencicipi teh hijau tayu, baik berasal dari dalam da­erah maupun luar daerah saat berkunjung ke Pulau Bangka.

Selain khasiat dari teh tersebut yang membuatnya terkenal, teh hijau ini juga sudah memiliki merek dagang tersendiri sehingga menjadikan teh hijau tayu ini menjadi oleh-oleh khas bila berkunjung ke Desa Ketap.

Pemerintah Desa Ketap bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat serta petani teh hijau di desa ini berencana menambah luas untuk pengembangan teh hijau ini seluas 10 Hektare de­ngan menyediakan bibit 12 ribu batang siap tanam, karena saat ini kurang lebih lahan produktif yang ditumbuhi dan ditanam teh masih sekitar 7-8 Ha.

Demi mewujudkan Desa Ketap ini dengan potensi perkebunan tehnya sebagai salah satu sektor pokok penyangga perekonomian desa,” jelasnya.

Selain teh hijau, warga masyarakat juga memanfaatkan lahan untuk berkebun dengan tanaman komoditas seperti lada, karet dan sawit. Terbaru yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Ketap adalah percobaan budidaya ubi kasesa yang akan dikelola oleh Bumdes Desa Ketap. (advertorial/may)

Ciptakan SDM Mumpuni

SEBAGAI kepala desa tentu tugasnya adalah menjamin aktivitas desa yang sehat, juga menjadikan warga masyarakatnya mandiri, sejahtera, damai, tentram dalam melakukan aktivitas keagamaan, dan berpendidikan demi masa depan yang cerah baik itu untuk warga masyarakatnya pun desa nya secara keseluruhan.

Pda tahun 2017 lalu melalui perpustakaan desa didaulat mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional yang sebelumnya melalui proses seleksi yang ketat di tingkat kabupaten maupun provinsi. Hal itu sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri dan sumbangsih selaku pemerintah desa.

Pesona Pantai Jerangkat Desa Ketap
Pesona Pantai Jerangkat Desa Ketap (Istimewa)

Prestasi tersebut adalah bentuk kooperatifnya masyarakat Desa Ketap dengan pemerintah desa yang menginginkan dasar dari pendidikan yaitu literasi dapat dipraktikkan dengan baik lewat aktivitas di perpustakaan desa.

“Kami menyediakan ragam buku-buku pengetahuan dan pendidikan untuk warga masyarakat supaya memiliki ilmu pengetahuan yang baik dan menciptakan sumber daya manusia yang siap pakai,” jelas Indra.

“Tentu kami pun tidak bisa bekerja sendirian dalam mencapai target-target yang kami inginkan. Antusias masyarakat, keikutsertaan mereka dan juga Pemerintah Kabupaten Bagka Barat sangat kami perlukan untuk menunjang itu semua,” ucap Indra.

Sektor pertanian adalah fokus utama selain sektor pariwisata yang akan mendatangkan keuntungan ekonomis bagi masyarakat Desa Ketap.

“Maka dari itu kami juga berupaya menciptakan kerjasama de­ngan desa-desa yang ada di Babel ini dibidang-bidang tertentu yang bisa memeratakan tingkat perekonomian dan memunculkan potensi-potensi yang berprogres baik dan baru di Desa Ketap ini,” tambahnya. (may)

Profil Kepala Desa
Nama : Indra
Tempat Tanggal Lahir : Ketap, 11 Desember 1976
Alamat : Dusun Ketap Rt 03 Desa Ketap Kecamatan Jebus
Pendidikan : SMA
Status : Menikah
Agama : Islam
Istri : Novitri Handayani
Anak : Fadillah Ahmad, Abizam Ahmad
Motto : Pelan Tapi Pasti

Struktur Organisasi Perangkat Desa

Kepala Desa : Indra
Sekretaris Desa : Deni Arianza
Kaur Keuangan : Artiani Wulandari
Kaur Umum dan Tata Usaha : Resniati
Kasi Kesra : Yuliani
Kasi Pemerintahan : Sunarti
Kasi Perencanaan : Sellina
Staf Pembantu Kesra : Hoirul
Kadus Ketap : Bahtiar
Kadus Tayu : Roni
PKK : Novitri Handayani
BPD : Jumadi
LPM : Paidin
Karang Taruna : Romisa
Babinsa : Sumardi
Babinkamtibmas : Muharman

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved