Minggu, 3 Mei 2026

Terbaring Sakit, Habibie Beri Pesan Ini Saat Dijenguk Jokowi, Tapi Netter Malah Ributkan Ini

Presiden ketiga RI Bachruddin Jusuf Habibie terbaring lemah tak berdaya di RSPAD Gatot Subroto, sejak Jumat lalu.

Tayang:
Editor: Alza Munzi
FACEBOOK THE HABIBIE CENTER
Presiden Ketiga Indonesia BJ Habibie 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM - Presiden ketiga RI Bachruddin Jusuf Habibie terbaring lemah tak berdaya di RSPAD Gatot Subroto, sejak Jumat lalu.

Di usia senja, ia masih menjalani aktivitas yang padat mengakibatkan kondisi kesehatannya menurun.

Menariknya saat dikunjungi Presiden Joko Widodo, ia justru bersemangat membahas pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

Setelah membesuk B.J. Habibie, Presiden Jokowi sempat mengunggah foto di akun instagram miliknya.

Pada kolum keterangan, ia menuliskan BJ Habibie sudah tiga hari dirawat karena kelelahan menghadiri acara-acara yang padat di berbagai daerah.

"Pagi tadi, saya datang membesuk beliau di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Syukur Alhamdulillah, Pak Habibie sudah berangsur pulih," dikutip dari keterangan foto instagram Jokowi, Senin (27/8/2018).

Kedua pemimpin negara itu tampak saling berhadapan dan tersenyum.

Jokowi mengenakan batik berdiri di hadapan B.J Habibie yang terbaring di rumah sakit.

Pertemuan kedua tokoh itu berlangsung selama 40 menit di ruang perawatan.

Menurut Jokowi, Habibie berpesan terkait orientasi pembangunan SDM.

"Sekitar 40 menit di ruang perawatan tadi kami mengobrol banyak hal, bertukar pikiran mengenai pembangunan sumber daya manusia kita," tambah Jokowi.

Bagi Jokowi, Habibie merupakan tokoh negara yang peduli terhadap kemajuan bangsa. 

Dalam keadaan sakitpun, Presiden ketiga RI tetap memikirkan kemajuan.

Ia berharap Habibie segera pulih dan dapat melakukan kegiatan seperti sedia kala.

"Dalam sakitnya pun, Pak Habibie masih memikirkan kemajuan Indonesia. Semoga beliau segera pulih dan kembali berkegiatan seperti sediakala," tutupnya.

Unggahan itu berhasil mengundang lebih dari 13 ribu komentar dan sekitar 500 ribu penyuka.

Dari ribuan komentar, ada dua akun menjadi sorotan menuding sikap Presiden RI hanya pencitraan dan memantik emosi warganet lainnya yang membela Jokowi.

raisarenaa@riskiabayu0710  berhubungan dgn iklan jokowi yg katanya sederhana , org yg beneran sederhana bisa dilihat dari cara berpakaian , koleksi mahal boleh kok tp ga usah pake iklan diri nya sederhana bikin muak 

raisarenaa@zahnur7 kmren dulu sih yeeze 16 juta , koleksi nya jokowi mahal2 tp yg gw heran , pernh di berita jokowi sederhana beli sepatu 250 rb , apa gr2 efek di rekam kamera jokowi jd beli 250 rb coba ga ada kamera udh jutaan yg dibeli pasti 

Membaca komentar nyinyir itu, warganet pro Jokowi sontak membalas komentar dan membela Jokowi.

riskiabayu0710@raisarenaa aduh kamu sekolah g sih..arti sederhana itu bukan dari

seberapa sederhana cara berpakaian..begok bgt si lu..wajarlah pke brang branded wong

ya mampu beli..lagian jokowi sblm jd presiden itu kerja jadi walikota di solo..beliau

juga dpt gaji..anak2nya juga udah mapan smua..untuk.beli brang branded mampu

kali..otakmu itu lo yg dipengaruhi sama isu sara g bisa maju..kalo emng gasuka sama

joko nnti ikut aja kelompok #2019gantipresiden  gitu aja kok repot

fitwulandr@abieaditya15 jaga omongan anda yaa, blm tentu anda bisa memimpin

bangsa indonesia. Ntar mah kecyduk nangis2 ! Heran cowo sih mulutnya nyinyir

aja. Kalo mau ganti presiden sabar ada masa nya gausah ngomong segala kaya gitu. Kalo

mau kerja tunjukin skill lo kalo cuman comen di ig mana ada perusahaan yg rekrut loh! Sekian~

devy_febriyanti.r@zahnur7  jangan membenci sesorang terlalu dalam sebelum

kamu mengenalnya lebih dalam. Karena kamu akan menyesal. Menghargai karya

orang lain sangat baik tapi lebih baik kamu menghargai dirimu sendiri dari pada

merusak nama baik orang lain membuat dirimu semakin tidak dihargai oleh dirimu sendiri.

zainab_althaf@zahnur7  Pencitraan ndasmu tah kliatan klo nih irg gk punya agama, islam

menganjurkan menjenguk org sakit karna dpt pahala ya, bukan pencitraan

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved