Dinsos Babel Gelar Olimpiade Pahlawan Indonesia 2018

Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Olimpiade Pahlawan Indonesia

Dinsos Babel Gelar Olimpiade Pahlawan Indonesia 2018
Bangka Pos / Krisyanidayati
Seorang peserta Olimpiade Pahlawan Indonesia 2018 sedang story telling di Bangka City Hotel, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Olimpiade Pahlawan Indonesia
Kegiatan Pelestarian Nilai Kepahlawanan Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial Tahun 2018, di Hotel Bangka City Pangkalpinang, Kamis (30/8/2018).

Olimpiade ini diikuti 13 sekolah dari perwakilan dari tujuh kabupaten/kota. Dalam olimpiade ini ada tiga rangakaian lomba yakni cerdas cermat, debat dengan argumen tentang tonggak sejarah perjuangan bangsa, dan story telling yang menceritakan sejarah perjuangan bangsa dari mulai sebelum kemerdekaan 1908 hingga proklamasi kemerdekaan 17 Agustus dan paska kemerdekaan hingga kondisi yang dihadapi bangsa saat ini.

Kepala Dinas Sosial Babel, Aziz Harahad mengatakan nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan, dan kesetiakawanan sosial yang telah diwariskan seperti sifat rela berkorban, pantang menyerah, bekerja keras dan suka menolong dan lainnya hendaknya selalu ditumbuhkembangkan dikalangan generasi muda sedini mungkin.

"Untuk merestorasi kembali nilai-nilai kejuangan menjadi sebuah jati diri bangsa dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan kepahlawanan para generasi muda, salah satunya melalui olimpiade pahlawan Indonesia," kata Aziz dalam sambutannya.

Ia berharap nilai-nilai kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial dapat tersosialisasikan dikalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kita berharap olimpiade ini tidak hanya sebatas ajang perlombaan, tetapi menambah pengetahuan dalam membentuk karakter dari suatu bangsa menjadi nilai-nilai mulia," harapnya.

Kasi Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial dinas sosial Babel, Novirawati mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kecintaan dan pengetahuan terhadap pahlawan.

Selain itu, perlombaan ini juga ajang untuk mengkampanyekan dukungan penetapan Pahlawan Nasional dari Babel yakni Depati Amir dan HAS Hanandjoeddin yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.

"Ini agenda rutin tahunan, 13 sekolah yang hadir hari ini merupakan perwakilan dari kabupaten/kota. Ini sekaligus kita mengkampanyekan dukungan penetapan Pahlawan Nasional dari Babel yang sudah diusulkan pemerintah Provinsi," katanya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved