Info Terbaru CPNS 2018, Beberapa Skenario Tahapan Rekrutmen dan Jadwal CPNS Baru Dirapatkan

Info Terbaru Penerimaan CPNS 2018, Beberapa Skenario Tahapan Rekrutmen CPNS Baru Dirapatkan, ini Hasilnya

Info Terbaru CPNS 2018, Beberapa Skenario Tahapan Rekrutmen dan Jadwal CPNS Baru Dirapatkan
YOUTUBE.COM/bkngoid
Tata Cara dan mekanisme Pendaftaran CPNS 2018 

BANGKAPOS.COM -- Sudah memasuki September, namun penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 belum juga diumumkan.

Namun ada kabar baik bagi para calon pelamar.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mematangkan persiapan pelaksanaan penerimaan CPNS 2018.

Melansir laman BKN.go.id. Kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibisana menghadiri Rapat lanjutan terkait pengadaan CPNS Tahun Anggaran 2018 di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kamis (30/08/2018).

Selain Kepala BKN, turut hadir Pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama BKN dan perwakilan dari sejumlah Kementerian dan Lembaga.

Dalam kesempatan tersebut Kepala BKN, Bima Haria Wibisana menyampaikan bahwa BKN akan mematangkan koordinasi dengan instansi terkait guna memudahkan masyarakat melakukan pendaftaran seleksi CPNS di antaranya dengan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk meminimalisasi kesulitan peserta dalam penginputan Nomer Induk Kependudukan.

Selain itu, Bima menyampaikan beberapa skenario dan implikasi terhadap rancangan jadwal penerimaan CPNS.

Turut memberikan paparan Deputi Bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja tentang Kebijakan Pengadaan CPNS 2018 dan Deputi PIP Bidang Polhukam PMK BPKP Ernadhi Sudarmanto tentang Mitigasi Risiko Pengadaan CPNS.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan yang ditemui seusai acara menjelaskan lebih lanjut bahwa sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, tahapan yang harus ada dalam rekrutmen CPNS adalah (1) perencanaan, (2) pengumuman lowongan selama minimal 15 hari kalender, (3) pelamaran (melalui sscn.bkn.go.id), (4) seleksi (administrasi, kompetensi dasar, kompetensi bidang), dan (5) pengumuman hasil seleksi.

Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin saat membuka secara resmi rapat tersebut sekaligus menyampaikan imbauan kepada seluruh Instansi Pusat maupun Daerah untuk mengelola dengan baik pelaksanaan seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018.

Syafruddin juga menambahkan jika pelaksanaan seleksi harus memudahkan masyarakat salah satunya dengan mempermudah jangkauan lokasi tes.

“Dari pengumuman hingga tahap akhir harus dikelola dan ditata dengan baik karena berkaitan dengan kepentingan masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Usai Asian Games 2018 

Jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (2018) masih simpang siur. Pelaksanaan penerimaan tak mungkin digelar di Bulan Agustus 2018.

Pasalnya jika merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 11/2017 tentang Manajemen PNS, di pasal 22 diatur secara jelas tentang mekanisme pengumuman lowongan PNS.

Pada pasal Pasal 22 ayat 1 disebutkan: panitia seleksi instansi pengadaan PNS mengumumkan lowongan Jabatan PNS secara terbuka kepada masyarakat berdasarkan pengumuman lowongan oleh panitia seleksi nasional pengadaan PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21.

Ayat 2: Pengumuman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan paling singkat 15 (lima belas) hari kalender.

Merujuk pada aturan itu, jika pengumuman dilakukan pada 20 Agustus 2018, maka penerimaan CPNS kemungkinan akan dilakukan di September 2018.

Sampai sejauh ini, proses penerimaan CPNS masih menunggu intruksi dari Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Menpan dan RB, Syafruddin yang baru dilantik pekan lalu memastikan penerimaan CPNS 2018 akan terus berjalan, walaupun dirinya baru saja diangkat sebagai meneteri menggantikan Asman Abnur.

Ia menyebut, akan merapatkan terlebih dahulu dengan jajarannya di Menpan RB.

‎"(CPNS?) Lanjut terus. (Penetapan formasi?) Nanti kita rapatkan dulu. Ini saya baru Sertijab‎," ujar Syafruddin di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Saat ditanya apakah CPNS akan tetap dibuka Agustus, Syafruddin menjelaskan jika semua akan dirapatkan terlebih dahulu.

"(CPNS dibuka Agustus?) Iya nanti kita rapatkan dulu.

Tapi semua program yang sudah dicanangkan akan kita laksanakan di sisa waktu pemerintahan ini," kata dia.

Syafruddin lantas mengungkapkan jika dirinya harus berkonsentrasi untuk mengurus Asian Games 2018 terlebih dahulu.

Pasalnya, dalam ajang internasional tersebut, Syafruddin bertindak sebagai Ketua Kontingen atau Chef de Mission (CdM).

Ia pun mengakui jika telah mendapatkan izin langsung dari Presiden.

"Saya sudah diizinkan untuk menyelesaikan tugas di Asian Games oleh Bapak Presiden.

Jadi setelah ini saya konsentrasi dulu menyelesaikan tugas di Asian Games. Karena waktu tinggal dua hari," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana justru mengutarakan adanya kemungkinan jadwal penerimaan CPNS 2018 yang kembali mundur.

"Pak Menteri kan Chef de Mission, jadi butuh waktu, ini kan dua perhelatan besar, jadi Asian Games tanggal 2 (September) selesainya,

fokus ke sana dulu, baru setelah itu kita rilis," kata Bima kepada awak wartawan di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Meski membeberkan kemungkinan CPNS yang akan mundur ke September, Bima belum bisa memastikan tanggalnya.

"Kemungkinan (September), September baru selesai Asian Games.

Pak Menterinya Chef de Mission, dan harus paham dulu sebelum mengambil keputusan," tukasnya.

Menurut Bima, jika tak ada pergantian Menteri, kemungkinan besar CPNS akan dilaksanakan lebih cepat.

Namun, ia mengatakan ini bukan masalah besar. (*)

Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved