61 Desa di Babel Akan Mendapatkan Bantuan Keuangan untuk Berkah Mart

Sebanyak 61 desa di Babel akan mendapatkan bantuan keuangan sebesar 100 juta per desa dari Pemprov Babel pada 2018 ini.

61 Desa di Babel Akan Mendapatkan Bantuan Keuangan untuk Berkah Mart
BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Rapat finalisasi dan mekanisme bantuan keuangan ke pemerintahan desa di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Komplek Perkantoran Gubernur, Selasa (4/9/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM -- Sebanyak 61 desa di Babel akan mendapatkan bantuan keuangan sebesar 100 juta per desa dari Pemprov Babel pada 2018 ini. Dana tersebut akan disalurkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan akan digunakan untuk operasionalisasi Berkah Mart.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Babel Yuliswan mengatakan, ‎dari 309 desa, baru 61 desa yang akan mendapatkan kucuran bantuan keuangan. Sisanya, 172 desa yang juga memiliki BUMDes akan dialokasikan ‎pada tahun depan.

"Itu karena keuangan kita lagi belum memungkinkan. Memang kami rencanakan ‎untuk 309 itu, tapi hanya dapat 61 desa. Sisanya ada 172 desa yang sudah terbentuk Bumdes, dan 76 desa belum terbentuk BUMDes-nya dan ini kami minta bentuk, nanti akan kami bantu juga untuk 172 dan ditambah 76 itu," kata Yuliswan seusai rapat finalisasi dan mekanisme bantuan keuangan bersama para kepala desa dan BUMDes di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Komplek Kantor Gubernur, Selasa (4/9/2018) siang.

Ia mengatakan, Berkah Mart yang akan dikelola BUMDes ini nantinya akan menjual sembilan bahan pokok dan barang-barang pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di desa setempat. Sembako dan barang-barang lainya itu akan dijual dengan harga murah tanpa mematikan usaha toko lainya.

"Berkah Mart ini nantinya akan disiapkan sebagai distributor di desa. Baik untuk Sembako, termasuk nantinya daging beku, peralatan rumah tangga dan sebagainya," ujar Yuliswan.

Yuliswan mengatakan, saat ini dari 61 desa tersebut, sebagian di antaranya sudah mengajukan proposal dan tengah diverifikasi untuk selanjutnya proses pencairan. Ditargetkan, November, semua BUMDes telah mendapatkan bantuan keuangan tersebut.

"Nanti, Pak Gubernur minta ini akan di-launching saat HUT Provinsi, November nanti. Dari 61 itu, sekitar 25-an sudah mengajukan proposal," ujar Yuliswan.

Berkah Mart akan dioperasionalikan menggunakan sistem yang terintegrasi. BUMD Provinsi Babel juga akan membantu.

"Nanti akan kami siapkan. Akan kami latih pegawainya. Kami juga akan bekerja sama dengan BRI, mereka akan latih, sistemnya bagaimana, termasuk soal internet-nya, menabung. Termasuk sistem pemesanan barang," ucapnya.

Dia berharap, Berkah Mart bisa jalan dan juga diharapkan mendapatkan back-up dari kabupaten.
Untuk memotivasi, BUMDes yang pelaksanaannya dinilai baik juga akan diberikan bonus ‎berupa tambahan modal.

Dari dana Rp 100 juta yang diberikan, penggunaannya 60 persen untuk pengadaan bahan pokok dan barang jualan lainnya, 30 persen untuk perlengkapan toko, 5 persen untuk aparatur desa yang menjalankan, dan 5 persen untuk laptop sebagai pendukung Berkah Mart. (*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved