Fakta Baru Pembunuhan Guru Cantik di Belinyu Ternyata Pria Ini yang Bikin Fari Cemburu

Fakta ini disusun oleh penyidik kepolisian berdasarkan pengakuan tersangka, yang kemudian diperagakan di hadapan jaksa

Fakta Baru Pembunuhan Guru Cantik di Belinyu Ternyata Pria Ini yang Bikin Fari Cemburu
ist
Suasana rekonstruksi kasus pembunuhan 'guru cantik' SDN Desa Bintet Belinyu Bangka, Sri Devi (34). Tampak Tersangka Fariansyah alias Fari (24), melakukan reka ulang di Mapolres Bangka, Rabu (5/9/2018). 

Korban berhasil masuk lewat jendela depan kontrakan korban yang tidak terkunci. Saat itu ia juga membuka pintu kamar korban yang juga tidak terkunci, dan melihat korban sedang tidur posisi telentang.

"Selanjutnya adegan ke 12, tersangka langsung mengambil bantal dan mebekap ke wajah korban menggunakan kedua tangan. Namun adegan ke 13, korban merontah sehingga tersangka naik menindih tubuh korban (diperagakan boneka). Dan. Pada adegan ke 14, tangan kiri tersangka menekan bantal, membekap wajah korban, sedangkan tangan kanan tersangka mencekik leher korban selama lima menit, sampai korban tidak bergerak lagi," jelas Dede mengutip, adegan rekontruksi yang dimaksud.

Sementara adegan rekonstruksi ke 15 hingga adegan ke 22, korban memperagakan rasa gelisah seraya menyusun rencana untuk menghilangkan jejak.

Awalnya tersangka membuat skenario bahwa korban mati gantung diri, namun batal dilakukan. Lalu pada adegan ke 23 tersangka menggunakan pisau menyayat urat nadi pergelangan tangan kanan korban di atas tempat tidur.

Sedangkan pada adegan ke 24, tersangka menurunkan tubuh korban dari tempat tidur, dan meletakan jasat korban pada posisi duduk menyandar di pembaringan.

Pada adegan ke 24 ini pula tersangka meletakan pisau di genggaman tangan kiri korban, seolah korban mati bunuh diri.

Adegan berikutnya hingga adegan akhir, adegan ke 30 menunjukan korban meningkalkan lokasi kejadian, pulang ke rumahnya di Belinyu.

"Rekontruksi ini untuk mengetahui perbuatan tersangka dan untuk mendapatkan dua alat bukti dan menentukan pasal mana yang paling tepat untuk menjerat tersangka. Hasil rekontruksi tadi, disimpulkan pasal yang meyakinkan adalah Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana," kata Dede.

Pengacara Penunjukan yang dipercaya polisi mendampingi Tersangka Fariansyah alias Fari (24), adalah H Suherman SH. Diakui Suherman, proses rekontruksi sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan berjalan lancar.

"Yang jelas sebagai pengacara kami bakal melakukan pembelaan. Bahwa memang terjadi pembunuhan, namun untuk meringankan pelaku, di persidangan nanti kami akan menyatakan pembelaan bahwa pembunuhan itu tidak terencana," tambah Suherman.(*)

Baca: Kematian Guru Cantik Sri Devi yang Dibunuh Suaminya Direkonstruksi, Begini Penyebab Kematiannya

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved