Bayi Bermata Satu Diantar Sang Ayah ke Pemakaman Naik Sepeda Motor

Tatan, suami Surianti ini hanya bisa terdiam sambil berjalan kaki menggendong jenazah bayi perempuannya.

Bayi Bermata Satu Diantar Sang Ayah ke Pemakaman Naik Sepeda Motor
WEBIslami.com
ILUSTRASI bayi 

Sehari setelah musibah ini, Tatan masih menutup diri di kediamannya.

Ia masih mencoba menenangkan pikiran sehingga menolak untuk bertemu dengan siapa pun, sedangkan istrinya, Surianti, masih terbaring lemas di kasur rawat RSUD Panyabungan.

Surianti juga menolak memberi komentar apapun.

Ia belum pulih total pascadilahirkan dan masih ingin menenangkan diri dari musibah yang dialaminya.

Pada Kamis (12/9/2018) lalu, publik dikejutkan dengan kelahiran seorang bayi perempuan tanpa hidung dan hanya memiliki satu mata.

Bayi tersebut lahir di RSUD Panyabungan sekitar pukul 15.30 WIB secara sesar. Meskipun sesar, bayi perempuan itu tidak lahir prematur.

Berat badannya juga terbilang normal, seperti bayi yang baru lahir pada umumnya. Namun, saat dilahirkan, bayi tersebut tidak menangis dan denyut jantungnya lemah.

Baca: 6 Hari Lagi Timnas U-16 Indonesia Hadapi Piala Asia, Ini Jadwal Tandingnya

Menurut tetangga, keluarga asal Lampung tersebut hidup normal di lingkungan tempat tinggalnya.

Tidak terlihat pola hidup yang mencolok. Tatan juga dikenal pendiam dan tidak pernah bermasalah dengan warga.

Tatan disebut merupakan pekerja tambang di daerah Panyabungan. Sedangkan istrinya, Surianti, hanya ibu rumah tangga.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved