Bayi Bermata Satu Diantar Sang Ayah ke Pemakaman Naik Sepeda Motor

Tatan, suami Surianti ini hanya bisa terdiam sambil berjalan kaki menggendong jenazah bayi perempuannya.

Bayi Bermata Satu Diantar Sang Ayah ke Pemakaman Naik Sepeda Motor
WEBIslami.com
ILUSTRASI bayi 

Kondisi perekonomian keluarga ini terbilang pas-pasan. Mereka juga diketahui mengontrak rumah sederhana seharga Rp 4 juta per tahun.

Anak Tatan dan Surianti sebenarnya ada lima. Selain anak sulungnya yang baru lahir, anak bungsu Tatan dan Surianti juga telah meninggal dunia. Saat ini, Tatan dan Surianti hidup bersama tiga anaknya.

"Anaknya sebetulnya ada lima. Ini yang baru meninggal yang anak yang kelima. Anak yang pertama juga sudah meninggal," kata Boru Harahap.

Baca: Semi Final Japan Open 2018 - Ajang Balas Dendam Marcus/Kevin, Tonton Aksinya Hari Ini Pukul 14.30

Masih menurut Boru Harahap, Tatan dan Surianti tidak memiliki keluarga di Panyabungan. Mereka merupakan warga pendatang asal Lampung.

"Sudah lama memang tinggal di sini. Tapi mereka bukan orang sini, orang Lampung. Ya karena tetangga dan orangnya baik, saya sudah menganggap Tatan dan Surianti adik saya," ujar Boru Harahap. (tribun-medan.com/Nanda F. Batubara)

 

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved