Malaysia Pengekspor Tertinggi di Babel, Hingga Juli 2018 Impor Babel Capai 110,6 Juta US Dolar

Nilai Impor Provinsi Bangka Belitung pada Juli 2018 sebesar 8,9 Juta US dolar, yang diperhitungkan naik sebesar 106,61 persen dibanding juli 2017

Malaysia Pengekspor Tertinggi di Babel, Hingga Juli 2018 Impor Babel Capai 110,6 Juta US Dolar
Bangka Pos / Yudha Palistian
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bangka Belitung (BPS), Darwis Sitorus. 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Nilai Impor Provinsi Bangka Belitung pada Juli 2018 sebesar 8,9 Juta US dolar,  yang diperhitungkan naik sebesar 106,61 persen dibanding juli 2017, sehingga impor babel dari januari hingga juli 2018 menjadi 110,6 juta US dolar.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bangka Belitung (BPS),  Darwis Sitorus,  mengatakan sebanyak 92,07 persen dari impor Januari hingga Juli 2018 berupa Komodoti Migas.

"Dalam tujuh bulan pertama tahun 2018, Malaysia menjadi pengekspor utama ke Provinsi Bangka Belitung dengan nilai 99,1 juta US dolar atau 89,65 persen," jelasya kepada Bangkapos,  Senin (17/9/2018).

Sedangkan nilai Cost Insurance Freight (CIF) yang berarti harga barang ditambah biaya kirim dan asuransi untuk kategori Impor Kepulauan Bangka Belitung,  yakni :

(*) Impor Migas Juni 2018 berjumlah US$ 0,7 Juta,  lalu dibulan juli 2018 berjumlah US$ 7,9 juta dengan total januari hingga juli berjumlah US$ 101,8 juta.

(*) Impor NonMigas Juni 2018 berjumlah US$ 1,1 Juta,  lalu dibulan juli 2018 berjumlah US$ 1,0  juta dengan total januari hingga juli berjumlah US$ 8,8 juta.

Sedangkan berdasarkan negara asal,  negara Malaysia memiliki peran impor provinsi babel tertinggi sebesar US$ 99,1 juta atau berperan 89,65 persen.

"Posisi Malaysia kian mantap diperingkat pertama untuk peran impor karena tingginya nilai impor provinsi babel pada juli," jelasnya.

Lalu untuk nilai Cost Insurance Freight (CIF) untuk impor berdasarkan negara asal yakni :

Halaman
12
Penulis: Yudha Palistian
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved