Tim Mabes Polri Tangkap 5 Anggota Sindikat Pembuat dan Penyebar Hoax Kerusuhan di MK

Tim Mabes Polri menggulung sindikat pembuat dan penyebar hoaks kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Tim Mabes Polri Tangkap 5 Anggota Sindikat Pembuat dan Penyebar Hoax Kerusuhan di MK
Facebook
Anggota satu ormas berinisial SAA dan screenshot postingannya hoaks kerusuhan di Mahkamah Konstitusi. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Tim Mabes Polri menggulung sindikat pembuat dan penyebar hoaks kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Lima orang kini ditahan yakni: SAA, anggota satu ormas, yang membuat bohong kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK), agar netizen terprovokasi.

Selain itu, empat lagi diciduk menyebarkan video hoaks ini melalui media sosial Facebook pada Sabtu (15/9/2018).

Empat tersangka itu adalah GUN, SAE, MY, dan NUG. Mereka dianggap menyebarkan berita hoaks di akun Facebook milik masing-masing.

SAA (Syuhada Al Aqse) ditangkap di sebuah warung kopi dekat kediamannya, daerah Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Minggu, 16 September 2018, sekitar pukul 02.55 WIB.

Baca: Peringatan Keras Kapolri Untuk Pelaku Black Campaign, Penyebar Video Hoax Demo MK Ditangkap

SSA, pria yang menyebarkan berita bohong mengenai kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK), resmi ditahan.

"Iya (ditahan). Subjektifitas penyidik ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin (17/9/2018).

Hoaks video unjuk rasa mahasiswa yang berakhir ricuh.

Argo menyebut SSA telah ditetapkan sebagai tersangka karena dua alat bukti yang diperoleh polisi telah memenuhi.

Argo menyebut, SSA memiliki tujuan untuk mengajak mahasiswa di Jakarta untuk berunjuk rasa.

Padahal, ia telah mengetahui bahwa video yang ia unggah di media sosial adalah video simulasi penanganan demo oleh kepolisian.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved