Muhammad Tahir Launching Buku Zona Merah Mahasiswa, Jangan Takut Menulis

Penulis muda, Muhammad Tahir menggelar launching karyanya, Buku Zona Merah Mahasiswa, Rabu (19/9/2018)

Muhammad Tahir Launching Buku Zona Merah Mahasiswa, Jangan Takut Menulis
Istimewa
Suasana launching Buku Zona Merah Mahasiswa, karya Muhammad Tahir, Rabu (19/9/2018). 

BANGKAPOS.COM -- Penulis muda, Muhammad Tahir menggelar launching karyanya, Buku Zona Merah Mahasiswa, Rabu (19/9/2018).

Launching digelar pada acara Kelompok Kegiatan Seni dan Olahraga (K2OS) dan Himpunan Mahasiswa Hukum di depan halaman Gedung Babel II Fakultas Hukum, Universitas Bangka Belitung (UBB).

Puluhan Mahasiswa dari berbagai jurusan di UBB) menyaksikan langsung Launching Buku Zona Merah Mahasiswa sekaligus sekilas info tentang buku tersebut.

Dalam launching, Muhammad Tahir penulis buku tersebut memberikan kiat- kiat menulis serta mengajak mahasiswa UBB untuk menulis.

"Kenali dirimu sendiri dengan baik (percaya diri). Saat ingin melakukan sesuatu kita harus melihat beberapa hal, what to see, apa yang kamu lihat di kampus. Anggap hal itu semuanya peluang untuk kamu bisa maju dan bangkit serta percaya diri di dalam lingkungan kampus," ujar Tahir berbagi kiat kepada mahasiswa yang hadir.

Lanjut Tahir, setelah melihat sebuah peluang yang akan menjadikan sesuatu maka lakukan dengan bersungguh-sungguh.

"Dengan motivasi man jadda wajadah (siapa yang bersungguh sungguh maka ia akan berhasil) dalam hal apa pun itu, baik organisasi kampus maupun organisasi luar kampus," sebutnya.

Kiat selanjutnya, menurut Tahir, jangan takut salah dalam menulis.

"Pepatah mengatakan lebihan baik menyesal melakukannya dari pada tidak sama sekali. Maka wajar kita salah dalam kegiatan apa pun namanya juga berproses. Hargai setiap proses karena didalam proses tersirat sebuah harta Karun yang tidak dapat engkau lihat hari ini. Namun dapat kau rasakan di hari esok," tandasnya.

Makanya, imbuh Tahir jangan takut menulis karena menulis itu mudah.

"Pramoedya Ananta Toer berkata, sepandai-pandainya kalian ketika anda tidak menulis maka anda akan hilang dari sejarah dan peradaban di masa depan. Maka lukislah sebuah sejarah bagi diri sendiri agar engkau dikenal selamanya," ungkap Tahir.

Halaman
12
Penulis: Herru W
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved