PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Gelar Khitanan Massal Gratis

Program Kerja Bina Lingkungan (PKBL) PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir mengelar kegiatan khitanan massal gratis.

PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Gelar Khitanan Massal Gratis
Bangka Pos / Agus Nuryadhyn
GM PT AP II Bandara Depati Amir Chuanda dan Direktur RS KIM Dr Hendry Jan saat bersama 10 perwakilan anak-anak yang akan mengikuti khitnan massal di Aula RS KIM Pangkalpinang 

Laporan Waƕtawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Program Kerja Bina Lingkungan (PKBL) PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir mengelar kegiatan khitanan massal gratis.

Sebanyak 110 anak mengikuti Khitanan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Kalbu Intan Medika (KIM) Pangkalpinang, Kamis (20/9).

Exexutive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Chuanda menyatakan kegiatan khitanan massal ini merupakan kegiatan  PT AP II Bandara Depati Amir menyalurkan program kerja bina lingkungan.

"Yang mengikuti khitanan massal untuk anak-anak sekolah dan warga yang berada di sekitar lingkungan Bandara Depati Amir. ini juga sebagai program CSR kita di 2018," ujar Chuanda.

Selain mengelar khitanan massal, PT AP II Bandara Depati Amir dalam waktu dekat akan memberikan bantuan berupa bus sekolah.

"untuk program PKBL kita juga ada bantuan bus sekolah untuk keoentingan sekolah dan ada bantuan lain berupa pinjaman dana untuk UKM," jelas Chuanda.

Harapan chuanda keberadaan PT AP II Bandara akan memberikan banyak manfaat lebih untuk warga di sekitar bandara.
Serta keberadaan masyarakat yang tinggal disekitar bandara untuk dapat mendukug PT AP II Bandara Depati Amir dalam mendukung perekonomian di Bangka Belitung

Direktur Rumah Sakit Kalbu Intan Medika (RS KIM) dr Hendry Jan mengemukakan untuk kegiatan khitanan massal, RS KIM menyiapkan 10 tempat tidur dengan tim medis dari PT AP II bekerjasam dengn RS KIM.

Adapun khitanan massal menggunakan sistem Cauter Laser. Menurut Hendry, anak-anak akan sembuh dalam waktu tiga hingga tujuh hari.
Ditambahkan Hendry bila anak ada mengalami kelainan, maka dilakukan scranning sebelumnya.

"Kita edukasi sebelumnya dan bila ada kelainan maka tidak dilakukan khitan," ucapnya.

Kegiatan khitan sendiri dihadiri Sukarmin Ketua Tim Fasilitator CSR Provinsi Kepulauan Babel, Muhammad Urrasyidin Manager Finance & Human Resource PT AP II Bandara Depati Amir, Meta Yuristina Harahap Assistance Manager Community Development dan Koordinator PKBL PT AP II Bandara Depati Amir, Muhammad Akib perwakilan Dinas Sosial Provinsi Babel, Andika Lurah Air Itam, Kades Padang Baru Rustam, dan Sekretaris Lurah Dul Lastri. (*)

Penulis: agusrya
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved