Tidak Rekam dan Punya E-KTP hingga 31 Desember, Data Kependudukan Akan Diblokir

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah akan melakukan pemblokiran terhadap data penduduk

Tidak Rekam dan Punya E-KTP hingga 31 Desember, Data Kependudukan Akan Diblokir
Bangka Pos / Riki Pratama
Kepala Disdukcapil Pemkab Bateng, Julhasnan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah akan melakukan pemblokiran terhadap data penduduk yang belum melakukan perekaman data KTP elektronik atau e-KTP hingga 31 Desember 2018.

Hal ini dilakukan menyusul intruksi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang akan mengambil tindakan tegas kepada penduduk dewasa usia diatas 23 tahun yang belum memiliki KTP elektronik.

"Batasnya hingga 31 Desember ini bagi yang belum melakukan perekaman e KTP akan dilakukan pemblokiran, nanti apabila telah diblokir maka warga tersebut tidak bisa mengakses apapun bila tidak melakukan perekaman e-KTP dari sekarang,"jelas Kepala Disdukcapil Pemkab Bateng, Julhasnan, kepada wartawan, Kamis (20/9/2018)

Ia menambahkan dimana penduduk Bangka Tengah saat ini masih banyak belum merekam e-KTP, sehingga berbagai upaya telah ditempuh pihaknya untuk mengajak warga agar memiliki e-KTP.

"Target perekaman penduduk selama 2018 ini sebanyak 122.032 jiwa, sampai 30 Juni 2018 semester 1 sudah terekam 120.455 jiwa atau 98,71 persen, dengan demikian belum menyelesaikan sebesar 1,29 persen atau 1.577 jiwa belum merekam e-KTP,"lanjutnya

Tentunya, dengan masih banyaknya penduduk yang merekam e-KTP, ia mengharapkan warga segera datang ke kantor Disdukcapil atau kantor Desa setempat.

"Upaya kita tentunya terus melakukan pelayanan di loket harian melayani masyarkat yang datang ,kedua melaksanakan kegiatan aktif terdiri dari pelayanan di luar kantor ada beberapa langkah kita ambil pertama, menjadwalkan pelayanan keliling ke Desa dan Kelurahan, petugas kita akan datang untuk merekam. kita juga kerjasama dengan OPD dan berkelilis pada saat safari jumat," ucapnya

"Itu pelayanan keliling terpadu, pelayanan diminta desa atau Kecamatan yang mengajukan undangan sepanjang ada anggaran, kita akan melakukan perekaman, mereka yang mengumpulkan masyarakat,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved