Tarmizi Bongkar Nilai Uang Bodus Jika Pemkab Bangka Berprestasi, Minta OPD Terus Berinovasi

Bonus uang yang diberikan pemerintah daerah jika mendapat penghargaan cukup besar yang bisa digunakan untuk menambah pemasukan

Tarmizi Bongkar Nilai Uang Bodus Jika Pemkab Bangka Berprestasi, Minta OPD Terus Berinovasi
istimewa
Mantan Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Para Kepala OPD di Pemkab Bangka dan Direktur RSUD Depati Bahrin dr Jasminar berfoto bersama saat menerima penghargaan SINOVIK, Rabu (19/9/2018) malam di Surabaya. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM --  Mantan Bupati Bangka H Tarmizi Saat berpesan agar jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bangka terus berinovasi dan kreatif agar bisa mengharumkan Kabupaten Bangka diajang nasional.

Pasalnya bonus uang yang diberikan pemerintah daerah jika mendapat penghargaan cukup besar yang bisa digunakan untuk menambah pemasukan demi pembangunan di Kabupaten Bangka.

Tarmizi berharap di tangan Bupati Bangka Mulkan dan Wakil Bupati Bangka Syahbudin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bangka terpilih, Pemkab Bangka bisa terus meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan daerah.

"Yang sudah baik dipertahankan, yang paling penting adalah WTP harus karena WTP itu bonusnya Rp 40 miliar. Kalau tidak ada WTP hilang 40 miliar. Harus banyak inovasi hadiah malam tadi (Penyerahan Penghargaan SINOVIK yang berhasil diraih Pemkab Bangka dengan inovasi Simpanan Cantik--red) sebesar Rp 22 milyar bonusnya. Harus dapat Adipura hadiahnya Rp 14 milyar. Kalau tidak dapat Adipura, tidak dapat WTP tidak dapat, tidak ada inovasi hilang bonus bisa mencapai Rp 150 milyar. Inovasi ini penting karena kalau tidak tidak akan dapat hadiah," kata Tarmizi.

Ia berbincang dengan Sekda Sumsel dimana Sumsel berhasil meraih penghargaan saat dijabat Gubernur Sumsel Alex Noerdin sebanyak 16 kali dari pemerintah pusat karena banyak inovasi dengan total bonus sebesar Rp 182 milyar.

Menurut Tarmizi, pemerintah pusat mengukur keberhasilan pemerintah daerah melalui prestasi dan inovasi.

"Tolong dijaga ini kepada Pak Mukhsin dan jajaran harus banyak inovasi yang dibuat. Seperti kemarin Simpanan Cantik, sistem pelayanan cepat akurat dan tepat medik kita dapat bonus. Jadi dokter bisa memeriksa kesehatan pasien dengan melalui Android," pesan Tarmizi.

Dia juga berpesan agar jajaran OPD di Pemkab Bangka bekerja dengan baik dan tidak terpengaruh kepada siapa pun.

"Biasakan di kantor itu Pak Mukhsin tidak terlalu banyak yang tidak penting. Saya termasuk orang yang tidak perlu melayani yang tidak penting yang penting-penting saja. Kita kasihan dengan Pak Eko itu melayani yang tidak penting sampai jam 02.00 pagi akhirnya kesehatannya ambruk," saran Mantan Sekda Bangka ini.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved