Penting, Ada Ralat Pengumuman Formasi CPNS 2018 Pangkalpinang untuk Tenaga Kesehatan

Sebelum diralat, di pengumuman disampaikan "Surat Tanda Register (STR) yang masih berlaku ; Khusus Formasi Dokter Umum, Dokter Gigi,

Penting, Ada Ralat Pengumuman Formasi CPNS 2018 Pangkalpinang untuk Tenaga Kesehatan
ist
Pemberitahuan ralat dari Pemkot Pangkalpinang terkait Pengumuman Formasi CPNS 2018. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Pemerintah Kota Pangkalpinang meralat pengumuman formasi CPNS 2018 yang telah diumumkan pada 19 September 2018 hal.

Ada dua poin yang menjadi ralat.

Pertama, ralat pada kualifikasi pendidikan untuk lowongan jabatan Pembimbing Kesehatan Kerja Ahli Pratama penempatan Puskesmas Pangkalpinang.

Sebelumnya, persyaratan kualifikasi jabatan dengan kuota tujuh formasi ini adalah S-1/D-IV Ilmu Kesehatan, dan setelah diralat kualifikasi pendidikannya menjadi S-1/D-IV Kesehatan Kerja/Hyperkes/Kesehatan Masyarakat.

Kedua, pemkot juga meralat pada detail persyaratan khusus bagi tenaga kesehatan dan terkait Surat Tanda Register (STR).

Sebelum diralat, di pengumuman disampaikan "Surat Tanda Register (STR) yang masih berlaku ; Khusus Formasi Dokter Umum, Dokter Gigi, Dokter Speasialis, dan Apoteker memiliki ijazah profesi".

Setelah diralat, pengumuman menjadi "Surat Tanda Register (STR)/Surat Keterangan Dalam Proses Pembuatan STR; Khusus Formasi Dokter Umum, Dokter Gigi, Dokter Speasialis, dan Tenaga Kefarmasian Wajib Melampirkan STR dan Ijazah Profesi".

Kepala Bidang Perencanaan, Pengadaan, Mutasi dan Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pangkalpinang Fahrizal mengatakan, ralat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 361 tahun 2018 tentang Kebutuhan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang tahun 2018 dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi RI nomor 13 tahun 2013 tentang Kabatan Fungsional Kesehatan Kerja dan Angka Kreditnya.

"Ini setelah kami analisis tidak sesuai kualifikasi pendidikan dengan jabatan berdasarkn Permenpanrb 13 tahun 2013 tentang jabatan fungsional kesehatan kerja dan angka kerjanya," kata Fahrizal, Selasa (25/9/2018).

Sementara untuk ralat terkait STR, Fahrizal menyebut, pihaknya mendapat banyak pertanyaan dari calon pelamar mengenai ini.

Setelah berkoordinasi dengan asoisasi profesi kesehatan dan BKN Regional VII Palembang, maka pengumuman pun diralat.

"maka untuk tenaga kesehatan ditambahkan bisa melampirkan surat dalam proses jika belum memiliki STR. Kecuali untuk dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi dan profesi kefarmasian yang wajib memiliki STR," ujar dia. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved