Residivis yang Mencuri di 17 TKP Itu Kini Jadi Tahanan Jaksa

Hasil pencurian sebagian buat makan dan sebagian lagi buat hura-hura di karaoke dan juga lokalisasi, buat hubungan intim

Residivis yang Mencuri di 17 TKP Itu Kini Jadi Tahanan Jaksa
bangkaposferylaskari
Tersangka dan barang bukti saat gelar kasus di Mapolsek Sungailiat, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sandy (26), kini jadi tahanan jaksa. Perkara pencurian yang ia lakukan di 17 lokasi (TKP) dilimpahkan oleh Penyidik Polsek Sungailiat ke Kejari Bangka.

Terhitung pelimpahan tahap dua, tanggung-jawab dan wewenang beralih ke penuntut umum.

Kepolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kapolsek Sungailiat AKP Yudha dikonfirmasi Bangka Pos Groups, Selasa (25/9/2018) mengatakan, setelah proses penyidikan selesai, perkara itu langsung diserahkan ke jaksa di Kantor Kejari Bangka di Sungailiat.

"Berkas kemudian dinyatakan lengkap (P21)," katanya.

Karena berkas sudah lengkap, agenda berikutnya yang dilakukan penyidik adalah, mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti (BB).

Pekan lalu agenda tahap dua dilaksanakan, sesuai prosedur. Berkas perkara, BB dan tersangka resmi jadi wewenang penuntut umum di kantor kejaksaan yang dimaksud.

"Tahap dua berupa penyerahan tersangka dan barang bukti, dari penyidik ke penuntut umum. Itu sudah kita lakukan pada agenda tahap dua. Sejak itu tersangka resmi jadi tahanan jaksa. Dengan demikian wewenang dan tanggung-jawab beralih dari penyidik ke penuntut umum," katanya.

Seperti diketahui aksi pencurian di 17 tempat (TKP) terungkap. Pelaku berinisial, Sandy (26), bujangan asal Lingkungan Bedeng Akeh Sungailiat.

Tersangka spesialis pencuri handphone ini mengaku hasil kejahatan digunakan untuk hura-hura, karaoke hingga indehoi di lokalisasi.

Tersangka mengakui perbuatannya saat diintrogasi petugas di hadapan wartawan, beberapa waktu lalu.

"Hasil pencurian sebagian buat makan dan sebagian lagi buat hura-hura di karaoke dan juga lokalisasi, buat hubungan intim," kata tersangka Sandy (26) saat diintrogasi petugas di Mapolsek Sungailiat, Selasa (28/8/2018) lalu.

Pelaku mengaku sebelumnya pernah dihukum sebagai narapidana di Lapas Tuatunu Pangkalpinang. Ia ditangkap pertama kali Tahun 2012, dan bebas Tahun 2014.

Pada Tahun 2015 pria ini ditangkap lagi, dalam kasus yang sama, pencurian, dan bebas dua tahun kemudian.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved