FKPT Babel Ajak Tokoh Agama Cegah Radikalisme di Belitung

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Babel menggelar acara penguatan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi radikalisme

FKPT Babel Ajak Tokoh Agama Cegah Radikalisme di Belitung
Bangka Pos / Dede Suhendar
Suasana acara penguatan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi radikalisme bertemakan ayat-ayat damai di ballroom hotel BW Suite, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kamis (27/9/2018)‎. 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Babel menggelar acara penguatan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi radikalisme bertemakan ayat-ayat damai di ballroom hotel BW Suite, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kamis (27/9/2018).

Hadir selaku narasumber Sistama BNPT RI Marsda TNI DR A Adang Supriadi, imam besar Masjid Istiqlal Prof Nasrudin Umar, Ketua FKPT Babel Riswadi, Ketua MUI Kabupaten Belitung Anwar DM serta dari Insep Ira Novita.

"Acara ini pada intinya sebagai langkah pencegahan terjadinya potensi tindakan radikalisme d‎i wilayah Belitung," ujar Riswardi dalam sambutannya.

Ia mengatakan dalam kegiatan kali ini, FKPT di bawah naungan BNPT merangkul ‎para penyuluh agama, ormas islam dan madrasah aliyah sebagai corong meningkatkan pemahaman agama kepada masyarakat.

Menurutnya berdasarkan hasil penelitian BNPT bersama FKPT, salah satu penyebab radikalisme dikarenakan rendahnya pemahaman agama.

"Jadi kami mengajak tokoh agama para ormas islam di sini untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat. Karena kearifan lokal suatu daerah bisa menjadi poin penting dalam penyampaian itu," katanya.

Sementara itu, Sestama BNPT RI Marsda TNI DR A Adang Supriadi menambahkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program BNPT dalam menanggulangi radikalisme dan terorisme di Indonesia.

Menurutnya saat ini BNPT terus berupaya melakukan pencegahan di setiap wilayah yang berpotensi besar muncul tindakan tersebut.

"Saya sebenarnya baru pulang dari Rusia ada pertemuan membahas persoalan yang sama. Jadi saya langsung diperintahkan pimpinan ke Belitung dan saya usahan datang karena radikalisme dan terorisme ini kejahatan luar biasa," katanya.

Selain memberikan paparan, Adang juga menyuguhkan video singkat terkait upaya-upaya BNPT serta tindakan yang dilakukan para terorisme.

Dirinya berharap kegiatan tersebut mampu memberikan pemahaman serta kesadaran agar selalu menjaga keutuhan NKRI dari tindakan itu.(*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved