BPRD Bangka Luncurkan Program Baypas dan Sunset Policy

Sebagai warga negara kita berkewajiban membayar pajak. Disatu sisi masyarakat kita dengan berbagai problem

BPRD Bangka Luncurkan Program Baypas dan Sunset Policy
Bangkapos/Nurhayati
Sosialisasi pembayaran PBB-P2 melalui Bank Sampah Induk Sungailiat dengan metode pola Tabungan Baypas dan sosialisasi kebijakan sunset policy dalam rangka peningkatan sektor PBB-P2 di Kabupaten Bangka, Selasa (2/10/2018) di Balai Kelurahan Srimenanti. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sampah saat ini tidak hanya bisa di daur ulang tetapi juga bisa menjadi sistem pembayaran, dimana Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) meluncurkan Program Baypas yakni Bayar Pajak Pakai Sampah.

Masyarakat di Kelurahan Srimenanti dan Kelurahan Sungailiat saat ini bisa membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui Tabungan Baypas dimana masyarakat bisa menyetor sampah melalui Bank Sampah Induk Kota Sungailiat dengan metode pola Tabungan Baypas.

Uang yang terkumpul dalam tabungan tersebut akan dipakai untuk membayar PBB.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bangka Darius bersama Kabid PBB dan BPHTB Tati Djumijati, Kasubbid Evaluasi dan Pengendalian Yuhanda, Lurah Srimenanti dan Lurah Sungailiat Heru Dwi Prima, saat sosialisasi pembayaran PBB-P2 melalui Bank Sampah Induk Sungailiat dengan metode pola Tabungan Baypas dan sosialisasi kebijakan sunset policy dalam rangka peningkatan sektor PBB-P2 di Kabupaten Bangka, Selasa (2/10/2018) di Balai Kelurahan Srimenanti.

"Sebagai warga negara kita berkewajiban membayar pajak. Disatu sisi masyarakat kita dengan berbagai problem dan masalah kadang mungkin terasa berat menjadi beban dalam pembayaran pajak ini, makanya kami dari badan pengelolaan pajak dan retribusi daerah salah satu organisasi di Pemerintah Kabupaten Bangka berupaya bagaimana masyarakat bisa terkurangi bebannya walaupun kewajiban tetap kita tunaikan, tetapi kami berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat tidak terlalu terbebani terkait dengan pajak," jelas Darius.

Untuk itulah, Kelurahan Srimenanti dan Kelurahan Sungailiat sebagai pilot project bayar pajak pakai sampah.

"Saya apresiasi luar biasa di dua kelurahan ini sudah ada proses pengelolaan sampah dengan baik dan ini diapresiasi oleh pemerintah daerah," kata Darius.

Menurutnya, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bangka bekerjasama dengan pengelola sampah di Kelurahan Srimenanti dan Sungailiat sehingga memudahkan masyarakat membayar PBB dengan sampah.

"Bapak ibu mungkin pas sedekah ngumpul plastik, sampah pacak bayar PBB. Ketika membawa sampah ke pengelola sampah dibayar sebagiannya untuk proses pembayaran pajak. Itulah baypas bayar pajak dengan sampah," ungkap Darius.

Halaman
123
Penulis: nurhayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved