Buaya 3 Meter Penerkam Siswa SMA Akhirnya Mati

Buaya pemangsa manusia berukuran 3 meter yang ditangkap warga di sungai Rimba Beras Desa Pugul Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka, akhirnya mati.

Buaya 3 Meter Penerkam Siswa SMA Akhirnya Mati
Ist
Kades dan sejumlah Warga Desa Pugul Riausilip menyaksikan keberadaan buaya yang ditangkap, setelah menerkam warga setempat, Kamis (4/10/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Buaya berukuran 3 meter yang ditangkap warga di sungai Rimba Beras Desa Pugul Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka, akhirnya mati.

Usai ditangkap buaya yang diduga menerkam warga ini langsung diikat dan dipajang di lapangan bola setempat.

Matinya buaya yang diperkirakan berbobot 300 Kg tersebut,  diduga karena dehidrasi lantaran di jemur di lapangan bola.

"Buaya penerkam warga Desa Pugul yang ditangkap malam tadi, sudah mati. Buaya dikubur menggunakan alat berat," kata Kapolsek Riausilip Iptu Irwan Haryadi, Kamis (4/10/2018).

"Tadinya saya rencana mau menelpon BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) untuk menyerahkan buaya tangkapan tersebut. Namun karena buaya sudah mati, maka tak jadi dilakukan. Buaya langsung dikubur," katanya.

Keberadaan buaya ini sempat jadi tontonan warga. Bahkan sejumlah kendaraan yang melintas Jl Raya Sungailiat-Belinyu Bangka menghentikan laju kendaraan mereka.  Beberapa dari pengendara sengaja turun dari mobil untuk melihat buaya yang sudah terikat tali.

Penangkapan buaya bermula dari seoarang warga desa bernama Gebi Pratama yang diterkam oleh buaya hingga meninggal dunia.

"Jenazah korban juga sudah dimakamkan di TPU Desa Pugul ," tambah Kapolsek.

Sedangkan kisah penangkapan buaya, seorang warga Pugul bernama Erik, kepada wartawan dan pihak kepolisian menyebutkan, buaya tersebut harus ditangkap karena sudah memangsa manusia.

Buaya bersedia melepaskan gigitannya pada jasad korban, setelah didatangi oleh Erik didampingi sekitar seratus warga di lokasi kejadian.

"Buaya itu akhirnya melepaskan gigitannya pada korban, dan buaya itu harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya," kata Erik penuh arti.

Kepala Desa (Kades) Pugul, Absor kepada Bangka Pos Groups, Kamis (4/10/2018) mengatakan hal senada.

"Panjang buaya tiga meter lebih. Berat diperkirakan sekitar 300 kg. Buaya sudah mati, dan dikubur," tambah Kades. (Baca edisi kemarin, Kisah Pelajar SMA Tewas Diterkam Buaya).(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved