Soal Potensi Benda Muatan Kapal Tenggelam, Menteri Susi Tegaskan Tidak Boleh Diambil

Sekarang ini BMKT yang bagus dijual ke luar negeri, museum kita barangnya jelek, mau jadi apa bangsa ini. Kalau bapak-bapak

Soal Potensi Benda Muatan Kapal Tenggelam, Menteri Susi Tegaskan Tidak Boleh Diambil
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Kedatangan Menteri Susi didampingi Wakil Mendteri ESDM Arcandra Tahar. Sera disambut Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah serta Bupati Belitung Sahani Saleh dan Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza. 

Laporan Wartawan, Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Bupati Belitung Timur Yuslh Ihza menyampaikan beberapa isu strategis kelautan dan perikanan di Belitung Timur saat menyampaikan sambutan kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti.

Diantaranya Yuslih menyoroti potensi Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang sangat besar di perairan Beltim.

Namun disayangkan tak adanya penjagaan menyebabkan banyaknya penjarahan dan pengangkatan secara ilegal.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur juga sudah melakukan kerjasama dengan Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) dan Arkeologi Nasional (Arkenas) untuk penelitian BMKT.

Setelah diidentifikasi, ada sekitar 754 koleksi dan artefak BMKT.

Mengenai BMKT Susi bahkan memohon jangan mencuri demi keuntungan pribadi. Jika memang ada titik BMKT, pemerintah dalam koordinasi kementrian kelautan dan perikanan (KKP) dan Kementrian Pendidikan akan berupaya mengangkatnya agar bisa dmenjadi koleksi museum.

"Sekarang ini BMKT yang bagus dijual ke luar negeri, museum kita barangnya jelek, mau jadi apa bangsa ini. Kalau bapak-bapak menemukan, berikan pada bupati, kalau tidak punya tempat bagus titipkan di kementrian kami, nanti buat sudut Belitung Timur," jelas Susi.

"Sekarang moratorium, kalau ada yang mengambil itu ilegal, tidak boleh diambil," tegasnya.

Padaha BMKT yang bagus bisa digunakan menambah koleksi museum agar lebih menarik. Ia pun berpesan pada masyarakat dan peerintah agar amanah juga punya cita-cita buat kehidupan yang lebih baik.

Menghargai sumber daya dan potensi kekayaan yang dimiliki bangsa pun harus dilakukan sehingga Indonesia menjadi hebat.(*)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved