Kasus Cucu yang Membunuh Neneknya Mendapatkan SP3

Penyidik Polres Belitung akhirnya menerbitkan ‎Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus pembunuhan cucu terhadap neneknya

Kasus Cucu yang Membunuh Neneknya Mendapatkan SP3
Pos Belitung/Dede Suhendar
Anggota Polres Belitung melakukan olah TKP kasus pembunuhan disertai pemerkosaan di Jalan Padat Karya, Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau, Senin (23/7/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Penyidik Polres Belitung akhirnya menerbitkan ‎Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus pembunuhan cucu terhadap neneknya.

Menurut Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, SP3 dikeluarkan atas pertimbangan pemeriksaan dokter kejiwaan dan observasi kejiwaan di Jogyakarta menyatakan pelaku mengalami gangguan jiwa.

"‎Jadi setelah gelar perkara berdasarkan Pasal 44 KUH Pidana pelaku tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum," ujar Yudhis kepada posbelitung.co, Jumat (5/10/2018).

Ia mengatakan saat ini pelaku tengah menjalani proses rehabilitasi di rumah sakit jiwa di daerah Bandung. Menurut informasi, pelaku tidak diperkenankan pulang sebelum dinyatakan sembuh.

Sebelumnya, pelaku ST (13) melakukan pembunuhan terhadap neneknya sendiri AP (73) pada Minggu (22/7/2018) lalu. Tindak pidana itu terjadi di Jalan Padat Karya, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Naasnya pelaku tidak hanya menghabisi nyawa tetapi juga melakukan persetubuhan terhadap korban yang sudah tidak bernyawa.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved