Stok Air Baku di Kolong Pendindang Kurang, PDAM Tirta Pinang Prediksi Bertahan Sampai Minggu Depan

Kasi Produksi PDAM Tirta Pinang mengungkapkan stok air baku PDAM Tirta Pinang yang tersedia di Kolong Pendindang Kota Pangkalpinang saat ini minim.

Stok Air Baku di Kolong Pendindang Kurang, PDAM Tirta Pinang Prediksi Bertahan Sampai Minggu Depan
bangkapos/edwardi
Kondisi air baku di Kolong Pendindang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM -- Kasi Produksi PDAM Tirta Pinang,  Ahmad Januar mengungkapkan stok air baku PDAM Tirta Pinang yang tersedia di Kolong Pendindang Kota Pangkalpinang saat ini minim. Diperkirakan hanya mampu bertahan sampai minggu depan, apabila tak ada hujan lebat turun.

"Kita memang sudah dua minggu terakhir ini sudah mempersiapkan untuk mengoperasikan kmebali pompa intake di Kolong Kacang Pedang, kita sudah meminta pihak PLN mengecek kembali jaringan listrik untuk pompa di Kolong Kacang Pedang karena sudah lama tidak digunakan," kata Januar saat ditemui bangkapos.com, Jumat (05/10/2018) di kantornya.

Diakuinya aliran air sungai yang masuk di Kolong Pendindang saat ini sudah minim, sehingga hanya mampu bertahan untuk diisap airnya selama satu minggu bila tidak ada hujan.

"Ada hujan lebat satu jam di kawasan Gunung Mangkol biasanya Air Kolong Pendindang sudah penuh kembali," jelasnya.

Diungkapkannya, kebutuhan air baku dalam sehari sekitar 3.000-3.600 meter kubik untuk melayani 5.000 an pelanggan.

"Kita masih punya cadangan air baku di kolong retensi Kacang Pedang, hanya saja ada kendala di listriknya jadi kita sudah melaporkan ke PLN untuk mengecek aliran listriknya karena sudah hampir satu tahun tidak dioperasikan," jelasnya.

Ditambahkannya, untuk kondisi pompa intake di Kolong Retensi Kacang Pedang masih bagus dan siap dioperasikan.

"Untuk pompa intake di Kolong Kacang Pedang itu memang biaya listriknya mahal bisa mencapai Rp 80 juta per bulan, sedangkan untuk pompa intake di Kolong Pendindang biaya listriknya lebih hemat hanya Rp 50 juta per bulan karena itulah kita lebih mengutamakan penggunaan air baku di Kolong Pendindang karena biaya listriknya lebih hemat," tukasnya.

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved