Gempa Sulawesi Tengah--, BNPB Laporkan Ada 1.763 Korban Meninggal, 5000 Diperkirakan Masih Tertimbun

Badan Nasional Penanggulangan Benacana (BNPB) melaporkan korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah masih terus bertambah.

Gempa Sulawesi Tengah--, BNPB Laporkan Ada 1.763 Korban Meninggal, 5000 Diperkirakan Masih Tertimbun
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga melihat kantung mayat yang terjejer di Rumah Sakit Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) 

BANGKAPOS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Benacana (BNPB) melaporkan korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah masih terus bertambah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho pada konferensi pers Update Tanggap Bencana Sulteng, Minggu (7/10/2018) yang dikutip TribunWow.com dari akun YouTube BNPB Indonesia.

"Jumlah korban jiwa masih terus bertambah karena pencarian korban masih terus dilakukan," ujar Sutopo.

Dilaporkan hingga Minggu (7/10/2018), korban meninggal sebanyak 1.763 orang.

Korban meninggal di Kota Palu sebanyak 1.519 orang, Kabupaten Donggala 159 orang, Kabupaten Parigi Mautong 15 orang, Pasangkayu 1 orang.

Dari 1.763 korban meninggal, 1.755 orang telah dimakamkan.

Sutopo menyampaikan korban meninggal paling banyak berasal dari Palu yang disebabkan oleh tsunami.

Baca: Minta Maaf, Khabib Nurmagomedov Ungkap Alasan Dirinya Lakukan Kericuhan Usai Akhiri Laga UFC

BNPB menginformasikan bahwa di Sigi diperkirakan masih banyak yang tertimbun dan belum ditemukan.

"Berdasarkan penurutan kepala desa, ada 5 ribu orang yang belum ditemukan," ungkap Sutopo.

Dirinya menambahkan bahwa sampai saat ini BNPB masih melakukan konfirmasi pendataan agar dapat diketahui dengan pasti berapa korban yang masih belum ditemukan.

Halaman
123
Editor: zulkodri
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved