Pemprov Babel Dukung Hadirnya Pabrik Sawit di Desa Jeriji
Pemerintah provinsi Bangka Belitung, menyambut baik wacana pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di desa Jeriji, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan
Penulis: Antoni Ramli | Editor: M Zulkodri
Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah provinsi Bangka Belitung, menyambut baik wacana pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di desa Jeriji, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fattah, disela-sela menghadiri pembukaan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) tahun 2018 di area sport center Junjung Besaoh, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (6/10/2018)
Dikatakan Abdul Fattah, saat ini pihaknya tengah mencari solusi supaya harga TBS ditingkat petani terus membaik.
Satu di antara solusi tersebut menurut Abdul Fattah, yakni pembangunan pabrik CPO yang sesuai regulasi yang ada. Selain itu, keberadaan pabrik CPO juga menjadi salah satu upaya monopoli anjloknya harga TBS.
" Pastinya mendukung ya, namun harus mengikuti aturan dan regulasi yang ada. Adanya pabrik sawit ini maka kesemena-menaan pengusaha sawit dapat kita minimalisir karena hadir nya investor baru sebagai kompetitor mereka," ujar Abdul Fattah.
Terlebih menurut Abdul Fattah, pembangunan PKS itu melibatlan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah daerah Kabupaten Bangka Selatan.
" Apalagi kalau melibatkan Bumdes setempat, itulah yang paling tepat, garap itu. Karena sesuai nawacita presiden membangun daerah itu dari desa. Jika desa itu maju otomatis masyarakat nya sejahtera dan daerah nya maju," pungkasnya.(*)