Ketua Baznas Bangka Tengah Sebut Pendapatan Zakat Baznas Menurun

Ketua Baznas Kabupaten Bangka Tengah H. Hasim Syahroni mengatakan terjadi penurunan pada pendapatan zakat Baznas di 2018

Ketua Baznas Bangka Tengah Sebut Pendapatan Zakat Baznas Menurun
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi Zakat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM --  Ketua Baznas Kabupaten Bangka Tengah H. Hasim Syahroni mengatakan terjadi penurunan pada pendapatan zakat Baznas di 2018, yang hanya mencapai Rp 2,2 milyar.

Hal itu menurutnya berbeda beberapa tahun lalu, ketika masih dipimpin Bupati Bangka Tengah Erzaldi Rosman yang pernah mencapai Rp 3,4 milyar.

"Yang diwajibkan membayar zakat mereka yang penghasilanya sudah sampai nisab, dipotong 2,5 persen baik PNS dan anggota DPRD Bateng ada juga dinas lainya seperti KPU, itu dilakukan sudah sejak lama, masih Bupati Abu Hanifah, namun pernah meningkat pendapatan zakat waktu Bupati Erzaldi, tetapi saat ini menurun mejadi Rp 2,2 milyar yang sebelumnya bisa mencapai Rp 3,4 milyar," jelas Hasim kepada wartawan, Selasa (10/9/2018)

Menurutnya dalam syariah, nisab adalah batasan kepemilikan seseorang muslim satu tahun untuk wajib mengeluarkan zakat.

"Gaji yang nisab yaitu, yang telah menerima gaji Rp 3,8 juta, wajib zakat, dan dalam satu tahun mencapai 85 gram emas, kalau di emaskan atau bila diuangkan perhitungan dalam setahun nilainya Rp 50 juta,"jelasnya

Ia menambahkan sampai saat ini pendapatan Baznas Bateng belum maksimal, pendapatan masuk belum bisa mengkaper keperluan Baznas yang harus membantu semua urusan umat.

"Persentasenya baru 60 persen yang bersedia dipotong gajinya untuk zakat, pemotongan ini juga dilakukan berdasarkan persetujuan dari pegawai, dan bagi yang belum mencapai nisab bisa infak ke Baznas, sementara dari kalangan umum masih sedikit,""ujarnya

Ia mengatakan selama ini, dana dari Baznas telah digunakan banyak untuk keperluan membantu fakir miskin dan membantu warga yang sakit untuk berobat dengan pembiayaan dari Baznas.

"Dana yang ada di Baznas ini untuk mendukung semua program pemerintah daerah dari membantu fakir miskin, orang yang sakit pengobatan, bantuan kemanusian dan termasuk bencana alam semuanya di lakukan,"jelasnya

Namun dengan banyaknya permintaan bantuan saat ini, sementara dana yang masuk masih kurang dirasakan dilema oleh Baznas, ia mengharapkan dengan adanya perda zakat nanti bisa meningkatkan pendapatan zakat di Bangka Tengah agar semuanya bisa terbantu.

"Kita harapkan seperti itu pendapatan kita dari zakat bisa meningkat, dan membantu semua yang membutuhkan dana zakat tersebut, terutama untuk menuntaskan kemiskinan,"jelasnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved